Urai Antrean BBM di Sumut, Pertamina Patra Niaga Siagakan Terminal 24 Jam dan Gandeng TNI
KORANBATAM.COM 16 Jul 2026, 17:33:34 WIB
dibaca : 249 Pembaca DAERAH
Urai Antrean BBM di Sumut, Pertamina Patra Niaga Siagakan Terminal 24 Jam dan Gandeng TNI

Keterangan Gambar : Armada mobil tangki Pertamina terlihat standby guna mengurai kendala distribusi BBM di wilayah Sumut, Medan, belum lama ini. /arsip Pertamina


KORANBATAM.COM - PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat mengurai kendala distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat memicu antrean di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Langkah taktis mulai dari pengoperasian infrastruktur nonstop 24 jam, penambahan armada tangki, hingga kolaborasi pengamanan bersama TNI dikerahkan guna memastikan pasokan kembali normal dalam waktu singkat.

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menegaskan bahwa, seluruh lini rantai pasok di Sumatera Utara saat ini bekerja dengan kapasitas penuh.

“Kami memastikan Integrated Terminal Medan Group, didukung oleh Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, beroperasi penuh selama 24 jam tanpa jeda. Ini demi mempercepat lead time penyaluran ke stasiun pengisian bahan bakar,” ujar Hari saat meninjau kondisi operasional di Medan, Kamis (16/7/2026). 

Tidak hanya di level hulu (terminal bahan bakar), optimalisasi layanan juga menyasar langsung ke hilir. Pertamina menginstruksikan sejumlah SPBU di area-area terdampak, khususnya di Kota Medan, untuk melayani masyarakat selama 24 jam penuh. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi antrean kendaraan dan mempermudah akses warga terhadap BBM.

Injeksi Armada dan Penguatan Awak Mobil Tangki

Guna mengatasi kendala logistik di lapangan, Pertamina Patra Niaga menambah daya gedor distribusi dengan mendatangkan 30 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter. Armada tambahan ini difokuskan penuh untuk mempercepat pengiriman stok dari terminal ke SPBU yang mencatatkan lonjakan permintaan tinggi.

Dari sisi ketersediaan energi, Hari memastikan bahwa stok riil BBM di Integrated Terminal Medan Group berada pada level aman dan sangat mencukupi. Kendala utama yang terjadi murni berada pada aspek percepatan mobilitas distribusi ke SPBU.

Untuk memperkuat ketahanan operasional armada, mitra transportasi Pertamina, Elnusa Petrofin, secara resmi menjalin kerja sama dengan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) TNI. Sinergi ini ditujukan untuk memperkuat kesiapan Awak Mobil Tangki (AMT) serta menjamin kelancaran pergerakan armada di jalan raya tanpa hambatan non-teknis.

Tepis Isu Mogok Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Hari juga meluruskan isu miring yang sempat beredar di media sosial terkait adanya pemogokan kerja oleh awak armada tangki. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan operasional distribusi tetap berjalan kondusif.

“Kami pastikan tidak ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki. Semua personel bekerja profesional sesuai jadwal dan standar operasi prosedur (SOP) yang ketat,” tegasnya.

Namun, ia juga memberi peringatan keras terhadap potensi indisipliner di internal rantai distribusi. Pertamina tidak akan menoleransi tindakan apa pun yang berpotensi menghambat pelayanan publik.

“Kami tidak memberikan ruang bagi pelanggaran yang mengganggu keandalan distribusi ke masyarakat. Jika ada personel atau mitra yang terbukti menyimpang dari prosedur operasional, tindakan tegas tanpa kompromi langsung kami jatuhkan,” imbuh Hari.

Untuk menyukseskan normalisasi ini, Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan koordinasi lintas sektoral dengan Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, serta mitra transportasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari perilaku panic buying, dan melakukan pembelian BBM secara wajar di SPBU resmi Pertamina. Jika memerlukan informasi atau ingin melaporkan kendala layanan, masyarakat dapat langsung menghubungi layanan satu pintu Pertamina Customer Solution di nomor 135.

 

(red)




- -JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;