- Memperkuat Garda Laut di Usia ke-81: Dankodaeral IV Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit
- Tindaki Aksi Tawuran Pelajar di Sekupang, Polisi Panggil Orang Tua dan Pihak Sekolah
- Genap 26 Tahun, PIKORI BP Batam Diperkuat untuk Menebar Manfaat di Kota Batam
- Angin Puting Beliung Menerjang Legenda Malaka Batam, Tenda Roboh dan Beterbangan
- Polda Kepri Peringati Haornas ke-43: Fisik Bugar, Pelayanan Masyarakat Maksimal
- Tikam Teman Hingga Kritis, Buronan Penganiayaan di Bengkong Ditangkap di Belakang Padang
- Wakapolresta Barelang Wanti-wanti Personel Polsek Batu Ampar: Bebas Narkoba, Judol hingga Respons Cepat WA Warga
- Respons Cepat Kebakaran Lahan di Batam, Polda Kepri Padamkan 2 Titik Api dalam Dua Hari
- Peringati HUT ke-78, Irjen Asep Safrudin Minta Polwan Polda Kepri Beri Extraordinary Impact
- Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Yankes Gratis di Puncak Jaya, Warga Tinggi Nambut Terbantu
Wakil Kepala BP Batam Tinjau Kondisi 4 Waduk
Komitmen Benahi Permasalahan Air, Wilayah Stres Area Jadi Prioritas

Keterangan Gambar : Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (tengah) berbincang dengan sejumlah jajaran dan pengelola SPAM saat meninjau kondisi empat waduk di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (31/1/2026). /Dok. BP Batam
KORANBATAM.COM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra meninjau kondisi empat waduk yang menjadi sumber air bersih masyarakat di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/1/2026).
Keempat waduk tersebut antara lain Waduk Sei Ladi, Sei Harapan, Duriangkang dan Waduk Nongsa.
Selain mengecek progres perbaikan pipa distribusi air di Waduk Sei Ladi, Li Claudia juga ingin memastikan ketahanan air baku bagi masyarakat tetap terjaga, baik dari aspek kualitas, kuantitas atau debit air hingga kontinuitas distribusi.
“Kami terus bekerja untuk menuntaskan persoalan air di beberapa wilayah yang menjadi stres area,” tegas Li Claudia.
Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia juga menginstruksikan kepada pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar terus meningkatkan pengawasan serta percepatan penanganan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami gangguan suplai air atau masuk dalam kategori stres area.
Ia meminta pengelola SPAM untuk terus memitigasi berbagai persoalan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui langkah-langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Upaya ini mendapat atensi serius mengingat ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batam. Oleh karena itu, pengelolaan infrastruktur yang optimal serta pengawasan langsung di lapangan menjadi prioritas BP Batam dalam merespons persoalan air.
“Dengan meninjau langsung kondisi waduk dan pipa distribusi, seluruh proses dapat terpantau sehingga gangguan suplai air kepada masyarakat bisa segera teratasi,” ujarnya. (*)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴





















































































