Wartawan Kecewa saat Kunker Kapolda Kepri di Anambas, Aturan Protokoler Dinilai Berubah-ubah
KORANBATAM.COM 13 Mei 2026, 19:12:17 WIB
dibaca : 737 Pembaca ANAMBAS
Wartawan Kecewa saat Kunker Kapolda Kepri di Anambas, Aturan Protokoler Dinilai Berubah-ubah

Keterangan Gambar : Sejumlah wartawan dari berbagai media di Anambas berfoto bersama pada agenda kunker Kapolda Kepri ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (13/5/2026). /1st


KORANBATAM.COM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin melaksanakan kunjungan kerja atau kunker ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (13/5/2026). Kedatangan jenderal bintang dua itu disambut jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas di kawasan Anambas Resort.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para personel kepolisian di wilayah perbatasan serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan baik di daerah kepulauan. Sejumlah agenda internal juga dipersiapkan dalam kunjungan ini.

Area penyambutan telah dipadati personel kepolisian dan unsur protokoler. Pengamanan di sekitar lokasi terlihat lebih ketat dibanding kunjungan pejabat sebelumnya.

Sebanyak sekitar 13 wartawan dari berbagai media di Anambas turut hadir di lokasi penyambutan. Kehadiran mereka untuk melakukan peliputan langsung sekaligus menunggu kesempatan melakukan wawancara terkait situasi keamanan dan penegakan hukum di wilayah hukum Polda Kepri.

Para wartawan telah menunggu sejak sebelum rombongan Kapolda tiba di lokasi. Sejumlah awak media juga telah mempersiapkan peralatan dokumentasi untuk mengambil gambar kegiatan penyambutan dan agenda kunjungan kerja.

Namun, proses peliputan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Wartawan mengaku tidak mendapat akses leluasa untuk mendekati area kegiatan maupun mengambil dokumentasi secara langsung.

Situasi semakin ketat setelah muncul larangan mengambil foto Ketua Bhayangkari Polda Kepri, Detta Asep Safrudin. Aturan tersebut membuat ruang gerak wartawan semakin terbatas selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, ketentuan peliputan yang diterapkan protokoler Polres Kepulauan Anambas disebut beberapa kali berubah. Kondisi itu membuat wartawan kesulitan menyesuaikan posisi dan waktu pengambilan gambar.

Awalnya, sejumlah wartawan masih diperbolehkan berada di sekitar area penyambutan. Namun tidak lama kemudian, mereka kembali diminta bergeser menjauh dari lokasi utama kegiatan.

Perubahan aturan yang terjadi dalam waktu singkat membuat suasana di lokasi peliputan menjadi tidak kondusif. Apalagi sebelum kunjungan Kapolda, para wartawan juga tidak mendapat pengarahan detail dari bidang Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kepulauan Anambas.

Kunjungan kerja Kapolda Kepri sendiri berlangsung dengan pengamanan dan pengawasan ketat dari personel yang bertugas.

Sebelum kegiatan penyambutan Kapolda dimulai, sejumlah wartawan memilih meninggalkan lokasi dengan rasa kecewa karena tidak dapat melakukan peliputan secara maksimal.

Padahal kehadiran media diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat terkait kunjungan pimpinan tertinggi kepolisian di Provinsi Kepri tersebut.

 

(red)




- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;