- TNI Satgas Yonif 136 Kian Peduli Kesehatan, Lakukan Pengobatan Keliling di Kampung 55 Papua Tengah
- TNI Satgas Yonif 136 Bagi-bagi Baju untuk Anak-anak Papua Tengah
- Kecam Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi, Li Claudia: Ganggu Ekosistem Lingkungan
- Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina dan PLN
- BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih
- Klarifikasi PT Duta Surya Makmur soal Truk Nyungsep, Angkut Limbah B3 dan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan
- Tindak Lanjut Jumat Curhat Kapolresta Barelang soal Kenakalan Remaja, Polsek Bengkong Gerak Sambang Sekolah Cegah Pelajar Terjerat Hukum
- Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan
- 28 Petinggi Keamanan RI Jalani Ujian Gada Utama, Deni Fredian Dinyatakan Kompeten
- PT Duta Surya Makmur Gunakan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan Angkut Pasir Sandblast
Rakernas XV APEKSI 2022, Bersinergi Bangkitkan Daerah di Masa Pandemi

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri) bersama Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat mengikuti Rakenas ke-XV Apeksi 2022 di Hotel Truntum Padang, Senin (8/8/2022). /Pemko Batam
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakenas) ke-XV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2022 di Hotel Truntum Padang, Senin (8/8/2022).
Dalam Rakernas kali ini, Apeksi mengambil tema yakni Kota Kita Bangkit: Yang Maju yang Bersinergi.
Rakernas yang berlangsung selama empat hari ini dibuka langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan yang dihadiri sebanyak 98 Wali Kota seluruh Indonesia.
Diharapkan, dalam rakernas ini muncul terobosan bersama serta rekomendasi dan terjalin sinergi dalam membangkitkan daerah. Terakhir, menyusun rencana kerja Apeksi tahun 2023 serta penetapan kota selanjutnya sebagai tuan rumah pelaksana Rakernas Apeksi XVI 2023.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi Rakernas Apeksi XV 2022. Ia berharap, melalui silaturahmi ini akan terjalin kerja sama antara Batam dan daerah lain demi kemajuan bersama.
“Kami sangat bersyukur bisa bertemu dan bersilaturahim dengan seluruh anggota Apeksi hari ini. Hal ini akan memperkuat sinergi dengan berbagai kota di Indonesia,” ujar Rudi.
Rudi berharap, Rakernas XV Apeksi ini dapat menghasilkan sejumlah keputusan, salah satunya strategi kebijakan pemulihan ekonomi guna memajukan dan mengembangkan kotanya masing-masing, termasuk dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakatnya.
Kemudian, Rudi sangat mengapresiasi atas tema yang diangkat menyangkut masalah untuk membangun dan membangkitkan kembali ekonomi rakyat yang cukup lama akibat pandemi Covid-19.
“Semoga kepala daerah bisa saling bersinergi dan semakin lebih berkreasi dan berinovasi untuk memajukan daerah sekaligus menyejahterakan masyarakatnya serta berupaya mempercepat pemulihan ekonomi,” katanya.
Rudi juga menyampaikan apa yang sudah dibangun di Batam. Mulai dari bandara, jalan dan sebagainya untuk mempercantik Kota Batam.
“Dengan pembangunan ini, Batam dapat bangkit dan ekonomi pulih,” sebutnya.
Hadir mendampingi Wali Kota Batam di antaranya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yusfa Hendri, Kepala Badan (Kaban) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Firmansyah, Kepala Bagain (Kabag) Kesra Mahlil, Kabag Tata Pemerintahan Indra Praja, Kebag Kerjasama Diah, dan Kabag Umum Agus Bendri.
Adapun, rangkaian kegiatan Rakernas Apeksi 2022 ini di antaranya Indonesia City Expo, pawai budaya, lomba marandang, membuat teh talua, persemian Tugu Apeksi, ladies program, menanam pohon durian, bersih-bersih pantai, hingga seminar nasional rekomendasi strategis.
Mendag, Zukifli Hasan mengingatkan terkait kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Salah satunya, terkait harga minyak goreng hingga cabai.
“Walaupun sudah stabil, Presiden memerintahkan kementerian termasuk wali kota, untuk mengantisipasi harga pangan dunia sering konflik Rusia dan Ukraina,” ujar Mendag Zukifli.
Ia meminta pemerintah kota untuk meningkatkan kinerja perdagangan dengan pemantauan harga bahan pokok, serta mendukung kelancaran distribusi, dan mendorong perdagangan antar pulau.
“Kemudian, peningkatan peran pasar induk dan pasar rakyat, peningkatan koordinasi pusat dan daerah,” ujarnya.
Selanjutnya, pemerintah kota juga diminta mendukung transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pedagang pasar untuk mencapai target 1000 pasar rakyat dan satu juta pedagang/UMKM terdigitalisasi serta mendorong peningkatan perdagangan produk lokal dalam platform perdagangan digital. (***)
▴-▴


















































































