- Spesial Ulang Tahun ke-26, Biznet Gelontorkan Promo Bandwidth 200 Mbps Rp150 Ribu di Batam
- Lestarikan Adat dan Buka Peluang Usaha, Disbudpar Batam Latih Perias Pengantin Melayu
- Tragedi di Golden Prawn Batam: Pelaku Dibekuk, Korban 7 Luka Tusuk, Terancam KUHP Baru
- Jangkau Wilayah Binaan, Satgas Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Gratis di Puncak Jaya
- Prahara Sadap WA di Sekupang Batam, Istri Mengaku Babak Belur Dianiaya Suami
- Upaya Rutan Batam Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat lewat Tes VCT
- Cegah Sajam dan Senpi Ilegal, Satgas Yonif 136/TS Gelar Sweeping Humanis di Puncak Jaya
- Turun ke Waduk Nongsa, Amsakar Achmad Minta Gangguan Air di Batam Segera Tuntas
- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
Kuota Stimulus Ekonomi Diskon Tiket Kapal Pelni Capai 40 Persen, Batam Naik 9 Persen

Keterangan Gambar : Direktur Utama Pelni, Tri Andayani (tengah), memberikan keterangan pers kepada awak media usai meninjau lapangan, Jakarta, belum lama ini. /Pelni
KORANBATAM.COM - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memastikan program stimulus ekonomi melalui diskon tarif tiket sebesar 50 persen berjalan efektif. Selama 15 hari berjalan terhitung 5 hingga 20 Juni 2025, kuota diskon tarif tiket kapal Pelni sudah terserap hingga 40 persen.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani menyampaikan bahwa, pemberian stimulus ekonomi ini secara nyata dapat meningkatkan konsumsi masyarakat, khususnya di musim libur sekolah ini.
“Periode stimulus ekonomi untuk potongan tarif tiket ini berlangsung hingga 31 Juli, dan ini baru berjalan 15 hari. Tapi kuota tiketnya sudah terserap hingga 40 persen dari kuota Rp 134 miliar. Terlihat sekali bahwa masyarakat sangat terbantu oleh program stimulus ekonomi ini, apalagi bertepatan dengan musim libur sekolah. Jadi ini peak season libur sekolah rasa mudik lebaran,” jelas Tri dalam keterangan persnya di Jakarta.
Sejak stimulus ekonomi diberlakukan pada 5 Juni, kata dia, penjualan tiket kapal Pelni untuk perjalanan hingga akhir Juli sudah terjual 310.000 tiket, naik dibanding periode yang sama di tahun 2024 sebesar 208.000 tiket.
Sementara, peningkatan penumpang ini didukung pula oleh ijin dispensasi dari Kementerian Perhubungan yang rata-rata mencapai 52 persen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang mendukung penuh berjalannya stimulus ekonomi melalui pemberian diskon tiket kapal Pelni hingga 50 persen,” ucapnya.
Meski jumlah penumpang di atas kapal naik signifikan, Tri menegaskan komitmen Perusahaan dalam memastikan keselamatan pelayaran.
“Safety first, selalu. Keselamatan, keamanan dan kenyamanan, 3 hal utama yang selalu kami jaga,” katanya.
Terpisah, Kepala Cabang (Kacab) Pelni Batam, Edwin Kurniansyah menambahkan bahwa, di Batam sendiri, untuk keberangkatan di bulan Juni hingga saat ini, Minggu (22/6/2025), penumpang yang sudah berangkat sebanyak 13.619 orang atau mengalami kenaikan sebesar 9 persen.
“Naik 9 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama saat libur sekolah tahun lalu, yakni 12.678 orang,” ujarnya di grop WhatsApp Media Pelni Batam.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































