- BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026
- Kisah Letkol Laut Firman Cahyadi: Dari Lulusan Terbaik Seskoal di Rusia hingga Komandoi KRI Frans Kaisiefo-368 Koarmada II
- BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Bengkong Harapan II
- CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth
- Kolaborasi BPJS-Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi dengan JKN
- Pelni Umumkan Realisasi Diskon Tiket Angkutan Natal-Tahun Baru Capai 99 Persen
- BP Batam: 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap
- Akibat Nafsu Bejat, Kakek di Batam Cabuli Bocah 4 Tahun Anak Tetangga
- Tiga Dump Truck Tanpa Dokumen Nyaris Menyeberang Anambas-Bintan
- Remaja Batam Masuk Bui gegara Setubuhi Pacar Masih di Bawah Umur 4 Kali
AKP Mardalis Isi Khotbah dan Jadi Imam Salat Jumat di Musala Nurul Hidayah Kabil, Ini Pesannya

Keterangan Gambar : AKP Mardalis, Wakasat Samapta Polresta Barelang, Polda Kepri saat dipercaya menjadi khatib dan imam salat Jumat di Musala Nurul Hidayah, Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (3/10/2025). /Mardalis
KORANBATAM.COM - Salat Jumat, 3 Oktober 2025 hari ini di Musala Nurul Hidayah dalam Komplek PT Alfamart kawasan Industri Kabil, berbeda dari biasanya. Sebab yang menjadi khatib serta imam salat Jumat kali ini adalah polisi.
Ia adalah AKP Mardalis, SH., Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Samapta Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau (Kepri), di Kota Batam.
AKP Mardalis tampil mengenakan seragam polisi dengan sorban hijau di bahu. Kehadirannya menarik perhatian jamaah. Apalagi AKP Mardalis masih muda, namun memiliki suara merdu serta pengetahuan mendalam ilmu agama Islam. Maka tak heran, bacaan ayat Alquran dilantunkannya sangat fasih.
Jamaah musala Nurul Hidayah seksama menyimak isi khutbah yang disampaikan AKP Mardalis.
Sebagai penegak hukum, AKP Mardalis mengawali khutbahnya dengan menyampaikan pesan-pesan kemananan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas. Kemudian pentingnya menjaga silaturahmi serta saling tolong menolong dalam kebaikan.
Mardalis melanjutkan khotbahnya yang berjudul Mari Kembali kepada Al Quran dan Hadist. Dia menyebut setinggi apapun pangkat dan jabatan, jika kehidupan tidak berpedoman kepada Al-Quran serta hadist maka semua itu akan sia-sia dan hanya akan melahirkan kemudhoratan.
“Jika sebagai pejabat dan pemimpin namun tidak memahami dan tak berpedoman kepada Al-Quran, maka kepemimpinannya akan menimbulkan kemudhoratan. Karena dia akan mencari keuntungan untuk diri dan kelompoknya dengan jalan yang tidak diridhoi Allah SWT,” ucapnya dihadapan jamaah Jumat yang hadir.
Menurut dia, jika kehidupan tidak didasari petunjuk dari Al-Quran maka pasti kehidupan tersebut akan jauh dari ketenangan dan kemaslahatan.
“Yang ada adalah permusuhan, pertikaian dan perpecahan. Semua itu dilarang oleh allah dalam Al-Quran, namun karena tidak memahami Al-Quran maka jadilah kita sebagai pribadi-pribadi yang keras, kasar serta tidak bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk,” ucapnya.
Di akhir ceramahnya, Mardalis berharap semoga semua kembali kepada ajaran Alquran demi kebahagiaan semua umat di dunia maupun diakhirat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan moral dan kamtibmas melalui mimbar dakwah.
(iam)
▴-▴



















































































