- Film Sejauh Doa Cahaya Batam Catat Capaian Baru Industri Kreatif
- RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Sekupang Batam
- Polsek Bengkong Gelar Aksi Sosial Bersihkan Masjid dan Sekolah
- Kantor Cabang Syariah Pertama Berkonsep Bisnis Hybrid Resmi Diluncurkan CIMB Niaga di Aceh
- Perkuat Kolaborasi dalam Perang Media, Kadispen Kodaeral IV Ikuti Rakornispen di Mabes TNI
- BP Batam Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi, Dorong Peningkatan Kualitas SDM
- Sosialisasi Coretax Perkuat Kepatuhan Pajak Pegawai RSBP
- Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident
- Barang Bukti 56,51 Gram Sabu Diblender Polres Anambas, Ringkus 2 Pria
- Polisi Sahabat Anak di Batam Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Even Kenduri Seni Melayu Dapat Penghargaan dari Gubernur di Hari Jadi Provinsi Kepri ke-23

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (tengah), menunjukkan piagam penghargaan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam agenda Hari Jadi ke-23 tahun Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang, Rabu (24/9/2025). /Dok. Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-23 tahun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang digelar secara khidmat di Kota Tanjungpinang, Rabu (24/9/2025).
Dalam upacara tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan dua piagam penghargaan kepada Batam. Penghargaan diberikan untuk even Kenduri Seni Melayu (KSM).
Event tahunan yang digelar oleh Pemkot Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam ini sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam mengangkat seni dan budaya Melayu serta mempromosikan pariwisata berbasis budaya.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad untuk menerima langsung kedua piagam penghargaan dari Gubernur Ansar Ahmad.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Kabupaten/Kota yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan atas kerja nyata Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri. Ini adalah contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kepri yang berdaya saing,” ucap Ansar.
Sementara itu, Ardiwinata menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk terus menghadirkan event-event berkualitas yang memperkuat identitas budaya Batam dan Kepri.
“Kami bersyukur atas penghargaan ini. Kenduri Seni Melayu bukan hanya panggung seni, tetapi juga ruang silaturahmi budaya yang memperkuat jati diri Melayu. Kami akan terus berinovasi agar Batam menjadi destinasi unggulan berbasis budaya di Indonesia,” ujar Ardiwinata kepada KoranBatam dalam keterangan tertulisnya.
Kenduri Seni Melayu sendiri telah menjadi ikon budaya tahunan yang rutin menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara, khususnya dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Acara ini juga sudah menjadi even Nasional sebagai 110 Even Krisma Even Nusantara (KEN) Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.
(iam)
▴-▴



















































































