- Satu Tahun Pengabdian Kodam XIX/Tuah Tambusai: Menunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri
- Menyemai Bintang dari Mukakuning: Batam Grassroot Football Festival 2026 Jadi Pijakan Menuju Panggung Dunia
- Memperkuat Barisan Kamtibmas, Polsek Bengkong Rangkul Komunitas Driver Online SMB
- Basarnas Tanjungpinang Ungkap Data Kedaruratan Laut: 20 Laka Laut, 10 Meninggal, 6 Masih Hilang
- Memupuk Nasionalisme di Pegunungan Tengah Papua: Satgas Yonif 136/TS Bagikan Bendera Merah Putih
- Lewat Program Cadiak Pandai, Pertamina Sumbagut Sabet Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2026
- Semarak HUT ke-81 RI: BP Batam Pamerkan Inovasi dan Unjuk Sinergi di Pawai Pembangunan
- Konferensi Pers Kodaeral IV: Kapal Bendera Tanzania Disergap, 1,3 Ton Ketamine dan 8 WNA Diamankan
- Upaya Satgas Yonif 136/TS Bangun Papua Damai lewat Silaturahmi Door to Door di Wongdama
- Kemanunggalan di Tengah Musibah: Prajurit TNI Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cibereng Indramayu
Aksi di BP Batam, Muhammad Rudi Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Melakukan Unjuk Rasa

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih), ketika menemui ratusan masyarakat yang melakukan unjuk rasa di kantor BP Batam, Senin (11/9/2023). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menemui ratusan masyarakat yang melakukan unjuk rasa di kantor BP Batam, Senin (11/9/2023).
Pada aksi ini, Muhammad Rudi mengajak massa aksi untuk berdialog guna mendengarkan aspirasi yang menjadi tuntutan.
Dalam dialog yang berlangsung, orang nomor satu di Kota Batam, Kepulauan Riau tersebut menegaskan bahwa, proyek pengembangan Kawasan Rempang merupakan prioritas pemerintah pusat.
Bukan tanpa alasan, proyek tersebut masuk dalam daftar program strategis Nasional Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia sesuai yang tertuan pada Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Nomor 7 Tahun 2023.
“Saya sudah menyampaikan bahwa BP Batam adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Saya sudah memberikan tawaran kepada perwakilan masyarakat untuk berangkat ke Jakarta berbicara dengan pemerintah pusat terkait pengembangan Rempang. Namun niat saya itu tak disambut baik,” ujar Rudi di hadapan pengunjuk rasa.
Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengatakan bahwa, pihaknya selalu membuka ruang kepada masyarakat untuk berdialog terkait rencana investasi Rempang Eco-City.
Sosialisasi ke masyarakat Rempang pun telah dilakukan BP secara intens sejak beberapa hari terakhir. Sehingga, warga pun mendapat kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
“Ini adalah program strategis nasional, keputusannya ada di pemerintah pusat. Mari kita duduk bersama, saya tidak punya wewenang melebihi dari menteri dan pemerintah pusat,” pungkasnya. (***)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































