- Memperkuat Garda Laut di Usia ke-81: Dankodaeral IV Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit
- Tindaki Aksi Tawuran Pelajar di Sekupang, Polisi Panggil Orang Tua dan Pihak Sekolah
- Genap 26 Tahun, PIKORI BP Batam Diperkuat untuk Menebar Manfaat di Kota Batam
- Angin Puting Beliung Menerjang Legenda Malaka Batam, Tenda Roboh dan Beterbangan
- Polda Kepri Peringati Haornas ke-43: Fisik Bugar, Pelayanan Masyarakat Maksimal
- Tikam Teman Hingga Kritis, Buronan Penganiayaan di Bengkong Ditangkap di Belakang Padang
- Wakapolresta Barelang Wanti-wanti Personel Polsek Batu Ampar: Bebas Narkoba, Judol hingga Respons Cepat WA Warga
- Respons Cepat Kebakaran Lahan di Batam, Polda Kepri Padamkan 2 Titik Api dalam Dua Hari
- Peringati HUT ke-78, Irjen Asep Safrudin Minta Polwan Polda Kepri Beri Extraordinary Impact
- Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Yankes Gratis di Puncak Jaya, Warga Tinggi Nambut Terbantu
Kunjungi Kampung Pancasila di Desa Pauh, Dandim Letkol Agus: Ini Cerminan Indonesia

Keterangan Gambar : Dandim Kodim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto (kiri), menyerahkan sertifikat Kampung Pancasila saat kunjungannya ke Desa Pauh, Moro, Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (7/9/2022). /PenDim 0317 TBK
KORANBATAM.COM - Komandan Distrik Militer (Dandim) Komando Distrik Militer (Kodim) 0317/Tanjung Balai Karimun (TBK), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Agus Rediyanto bersama Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXXI, Fika Rediyanto mengunjungi Kampung Pancasila di Desa Pauh, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (7/9/2022).
Pada kesempatan tersebut, Dandim Letkol Inf Agus menekankan pentingnya merawat nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Seperti yang dicerminkan lewat simbol lima rumah ibadah di dalam kawasan Kampung Pancasila wilayah Komando Rayon Militer (Koramil) 02 Moro.
Diketahui, Kampung Pancasila merupakan destinasi wisata religi yang di dalamnya terdapat simbol bangunan lima tempat ibadah, yaitu musala, gereja, kelenteng, pura dan vihara. Dandim Agus juga menyebut perbedaan suku, agama dan ras yang ada membuat persatuan di Indonesia semakin kuat.
“Adanya Kampung Pancasila ini dapat mengenal nilai-nilai Pancasila serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan-perbedaan inilah yang membuat kita jadi satu, satu Tanah Air, Indonesia Raya. Ini kan cerminan Indonesia dan Ini mesti kita rawat, yang mesti kita jaga,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Dandim Agus bersama Ketua Persit KCK Cabang LXXI disambut oleh Camat Moro Yusufian, Komandan Rayon Militer (Danramil) 02 Moro Kapten Korps Kavaleri (Kav) Tatang Rohimat, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Moro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Efendi Marpaung, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Moro Anggri.
Sementara itu, Camat Moro, Yusufian menambahkan tujuan didirikannya Kampung Pancasila tidak hanya untuk menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama saja. Melainkan bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi anak sekolah dalam memahami arti kerukunan dan toleransi, seperti semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.
“Alhamdulillah Pauh ditunjuk sebagai Kampung Pancasila. Karena Kampung Pancasila dapat kita ambil manfaatnya. Ini merupakan kehormatan bagi semua khusus masyarakat Desa Pauh. Ketahanan pangan ini memberikan masyarakat kita bermotivasi,” katanya.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴





















































































