- Kantor Cabang Syariah Pertama Berkonsep Bisnis Hybrid Resmi Diluncurkan CIMB Niaga di Aceh
- Perkuat Kolaborasi dalam Perang Media, Kadispen Kodaeral IV Ikuti Rakornispen di Mabes TNI
- BP Batam Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi, Dorong Peningkatan Kualitas SDM
- Sosialisasi Coretax Perkuat Kepatuhan Pajak Pegawai RSBP
- Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident
- Barang Bukti 56,51 Gram Sabu Diblender Polres Anambas, Ringkus 2 Pria
- Polisi Sahabat Anak di Batam Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- Edukasi Jantung Bawaan, RSBP Batam Dorong Deteksi Dini
- Delegasi Pemerintah Jerman Kunjungi BP Batam
- RSBP Batam Laksanakan Tindakan Penyakit Jantung Bawaan Anak dan Dewasa Tanpa Bedah Terbuka
Patroli ke Pasar, Polsek Bengkong Ingatkan Warga Waspada Hipnotis dan Copet

Keterangan Gambar : Anggota Polsek Bengkong memantau di salah satu Pasar wilayah Kecamatan Bengkong, Batam, Kamis (23/11/2023). /Polsek Bengkong
KORANBATAM.COM - Dalam upaya menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, jajaran personel Polsek Bengkong aktif mengunjungi sejumlah pusat keramaian.
Menariknya, patroli tak hanya menggunakan mobil Patroli Polsek, namun dengan berjalan kaki menyusuri sejumlah pasar perbelanjaan, termasuk pasar Bengkong Harapan, Kamis (23/11/2023) pagi.
Melalui patroli jalan kaki ini, personel Polsek Bengkong menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, S.H., M.H mengatakan, aksi yang dilakukan jajarannya itu merupakan upaya pihaknya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondusifitas di wilayah hukum Bengkong.
Ia mencontohkan, seperti kejahatan copet, jambret, hipnotis, curanmor dan gangguan Kamtibmas lainnya. Masyarakat harus lebih berhati-hati saat datang ataupun mengunjungi tempat-tempat keramaian.
“Tetap waspadai segala bentuk gangguan keamanan. Terutama bagi yang berbelanja di pasar, jika ada hal yang mencurigakan segera laporkan ke Polsek Bengkong,” ujarnya.
Kapolsek juga menuturkan, pihaknya pun sudah memasang spanduk hingga memberikan imbauan secara lisan di lapangan.
Ia juga berpesan, saat akan berpergian untuk memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan aman. Selain itu, agar tidak berpergian sendirian terutama remaja yang kerap kali menjadi sasaran para pelaku hipnotis.
“Harapannya bisa mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama kepada orang asing yang belum dikenal,” tutupnya.
(iam)
▴-▴



















































































