- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Pentingnya Kebersamaan Dalam Membangun Batam

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan), menyapa salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Malaka NTT saat menghadiri acara Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Malaka Batam di Samping Kantor Lurah Sei Binti, Minggu (29/8/2022) malam. /Pemko Batam
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri acara Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Malaka Batam di Samping Kantor Lurah Sei Binti, Minggu (29/8/2022) malam.
Kehadiran Amsakar disambut antusias warga Batam asal Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur (NTT) pada khususnya dan Perkumpulan Keluarga NTT pada umumnya.
“Kami ucapkan selamat ulang tahun ke-2, semoga perkumpulan ini semakin kompak dan berkontribusi bagi kota Batam yang kita cintai ini,” katanya.
Amsakar tidak pernah bosan untuk mengajak kepada seluruh masyarakat Batam untuk memaknai diri sendiri sebagai warga Batam yang berasal dari berbagai daerah, bukan warga dari berbagai daerah yang merantau ke Batam. Karena seyogyanya, ketika sudah menjadi warga Batam, seluruh elemen masyarakat merupakan satu kesatuan.
“Seperti Perkumpulan Malakan ini, orang Batam yang berasal dari Kabupaten Malaka bukan orang Malaka yang hanya merantau ke Batam. Insha Allah dengan demikian, kita semua akan merasa ada kewajiban bersama terus menjaga dan membangun Batam,” ujar Amsakar.
Bukan rahasia umum lagi, Batam merupakan dengan masyarakat yang ragam. Hal ini membuatnya berbeda dengan daerah lain. Keberagaman ini merupakan kekuatan untuk membangun Batam yang lebih maju lagi ke depan.
Kini, di eranya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang juga exofficio Kepala BP Batam dan dirinya memimpin Batam sedang gencarnya dibangun. Dari pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar, Kawasan Ekonomi dan Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang hingga melanjutkan pengembangan infrastruktur jalan.
“Kalau sudah bersatu padu, Batam akan lebih besar lagi kemajuannya. Saya ibaratkan keberagaman ini adalah orkestra yang mampu menghasilkan bunyi yang indah,” imbuhnya.
Ia berpesan, hendaknya perkumpulan ini semakin kompak. Tidak hanya internal organisasi, namun juga turut membangun keakraban dengan perkumpulan lain. Modal keakraban jua yang kelak akan mendukung pembangunan daerah.
“Ada masalah saling bantu, ada kebahagian sama-sama merasakan kebahagiaan. Hakikat perkumpulan yang sifatnya paguyuban, salah satunya merekatkan kebersamaan,” ujarnya. (***)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































