- Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
- Siapkan Tambahan Pasokan 709.120 Tabung
- Tingkatkan Human Capacity, 60 Peserta Ikuti Teknik Merias
- Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City: 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
- Kepala BP Amsakar Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Batam
- Pertamina Sumbagut Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos sebagai Kekuatan Ekraf Berkelanjutan
- Wartawan Kecewa saat Kunker Kapolda Kepri di Anambas, Aturan Protokoler Dinilai Berubah-ubah
- Satgas TNI 136 Tuah Sakti Bagikan Pakaian dan Sepatu untuk Warga Perbatasan
- Kampanyekan 30 & Beyond, Ascott Rayakan Tiga Dekade di Indonesia
- Lagi-lagi, Satgas Yonif 136 Tuah Sakti Anjangsana Beri Pakaian Warga di Pegunungan Papua
Respon Cepat BU SPAM, Perbaikan Kebocoran Pipa Selesai Dalam Dua Jam

Keterangan Gambar : Petugas SPAM BP Batam memperbaiki pipa yang bocor di depan Sukajadi, Kamis (21/12/2023). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyelesaikan penyambungan pipa yang bocor di depan Sukajadi, Kamis (21/12/2023). Perbaikan pipa itu selesai dalam waktu 2 jam setelah mendapatkan informasi adanya kebocoran pipa.
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano menjelaskan, BU-SPAM BP Batam mendapat informasi adanya kebocoran pipa ukuran 4 inch di depan Sukajadi pada pukul 16.30 WIB. Pipa tersebut, bocor akibat terkena alat berat yang tengah melakukan penggalian drainase.
“Setelah mendapatkan informasi adanya kebocoran itu, saya langsung ke lokasi kejadian bersama tim dan pekerjaan selesai dalam waktu 2 jam,” ujarnya di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, perbaikan itu selesai tepatnya pada pukul 18.30 WIB. Setelah dilakukan penyambungan kembali, aliran air kembali normal pada pukul 18.40 WIB.
“Ketika selesai kemudian kita mengecek lagi dan alhamdulillah tidak ada kebocoran yang lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, akibat kebocoran pipa ini berdampak pada aliran air yang mengecil atau terhenti pada pelanggan di Central Sukajadi, Kepri Mall, Polresta Barelang, Anggrek Mas, Imperium dan sekitarnya.
“Jadi saat perbaikan itu kita tidak melakukan penutupan valve secara penuh. Hanya ditutup setengah, jadi untuk normalisasinya tidak akan terlalu lama,” imbuhnya mengakhiri. (***)
▴-▴



















































































