- Film Sejauh Doa Cahaya Batam Catat Capaian Baru Industri Kreatif
- RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Sekupang Batam
- Polsek Bengkong Gelar Aksi Sosial Bersihkan Masjid dan Sekolah
- Kantor Cabang Syariah Pertama Berkonsep Bisnis Hybrid Resmi Diluncurkan CIMB Niaga di Aceh
- Perkuat Kolaborasi dalam Perang Media, Kadispen Kodaeral IV Ikuti Rakornispen di Mabes TNI
- BP Batam Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi, Dorong Peningkatan Kualitas SDM
- Sosialisasi Coretax Perkuat Kepatuhan Pajak Pegawai RSBP
- Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident
- Barang Bukti 56,51 Gram Sabu Diblender Polres Anambas, Ringkus 2 Pria
- Polisi Sahabat Anak di Batam Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Keterangan Gambar : Sejumlah personel TNI AU sedang memindahkan bahan logistik dari dalam pesawat boeing 737 A-7305 ke mobil pengangkut logistik untuk dibawa menuju ke Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam. (Foto : Humas Lanud Hang Nadim Batam)
KORANBATAM.COM, Batam - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengirimkan alat pelindung diri (APD), sebanyak 20 koli (1000 EA) untuk Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi Galang dan Dinas Kesehatan Kota Batam 32 koli (1600 EA) melalui Skadron 17 VIP Halim Perdana Kusuma.
TNI Angkatan Udara (AU) untuk kesekian kalinya melaksanakan operasi penerbangan dengan misi Dukungan Pengiriman Logistik Percepatan Penanggulangan Covid-19.
"Pengiriman APD kali ini menggunakan pesawat boeing 737 A-7305 dengan awak pesawat Letkol Pnb Ludwig, Kapten Pnb Ardy, Lettu Pnb Edo. Boeing VIP tersebut landing di Bandara Hang Nadim tepat pukul 08.30 WIB," kata Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Hang Nadim Batam, Mayor Lek Wardoyo, Kamis (30/4/2020).
Lanjutnya, salah satu material logistik untuk mendukung pemeriksaan swab di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) kelas 1 Batam.
"Untuk mendeteksi secara akurat positif atau negatif hasil pemeriksaan darah terkait Covid-19. Dan ada penambahan seorang Dokter Spesialis Paru, untuk penugasan di RS Khusus Infeksi Galang," ujarnya. (iam)
▴-▴



















































































