- OCTO Loan, Fitur Baru Bayar Transaksi Pakai QRIS Resmi Diluncurkan CIMB Niaga
- Sea Eagle Boat Race 2025: Regu Dayung Jawa Barat Masuk Final
- Universitas Batam Wisuda 724 Mahasiswa S-2 Kedokteran, Farmasi hingga S-1 Akuntansi
- Didukung Wasit Nasional, Balap Perahu Dayung Tradisional 2025 Berjalan Kondusif
- Pelabuhan Gold Coast Ferry Internasional di Bengkong Resmi Buka Rute Batam-Singapura
- Polda Kepri Sita 57 Botol Miras dan 12 Minol, 9 Penjual Disanksi Tipiring
- BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi
- Bola Out, Sakit Hati dan Kartu Merah: Motif Penganiayaan di Bengkong Batam
- PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik
- Sinergi Berkelanjutan PLN dan Kementerian EDSM untuk Stabilitas Energi di Batam
Wagub Marlin Safari Ramadan di Jemaja, Ini Pesannya

Keterangan Gambar : Wagub Kepri, Marlin Agustina (kiri), saat safari ramadan di Jemaja. /1st
KORANBATAM.COM - Bertepatan dihari ke sembilan Ramadhan 1443 Hijriah Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina, melaksanakan Safari Ramadhan di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, yakni di Masjid Al-Kautsar, Letung, Senin (11/4/2022).
“Saya tiba di Bandara Letung pukul 14.30 WIB. Kegiatan saya selama ini 2 hari, dan akan kembali pada hari Rabu, nanti, sesuai jadwal penerbangan yang tersedia di Anambas,” sebut Wagub Marlin.
Makna dari safari ramadhan, kata dia, adalah menjelajah, berkeliling di bulan ramadan, sebab bulan ramadan berbeda dengan bulan-bulan lainnya, dan merupakan bulan yang baik serta juga sebagai wadah menyambung silaturahmi dengan masyarakat.
Wagub Marlin juga mengatakan bahwa, pada tarawih pertamanya di Kecamatan Jemaja, sangat terhibur dengan disambut oleh masyarakat Anambas yang sangat ramah tamah.
Marlin berpesan kepada masyarakat Anambas khususnya agar tetap waspada dan menjaga kesehatan serta keimanan selama menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan.
Selain itu, Bupati Kepualaun Anambas, Abdul Haris, yang turut hadir pada Safari Ramadhan, menyampaikan bahwa, di bulan Suci Ramadhan harus perbanyak zikir dan istiqfar. Mengingat silih berganti persoalan yang saat ini terjadi, mulai dari pandemi Covid-19, dan kini ditambah lagi kelangkaan minyak goreng.
“Hanya jiwa-jiwa yang bersyukur yang akan bisa menghadapi persoalan saat ini,” ujar Haris.
Haris mengajak masyarakat lebih melatih kesabaran karena banyak permasalahan yang terjadi tidak semudah membalikkan tangan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Dengan kekuatan di puasa ini, sebagai momentum kunci melatih kesabaran dan keikhlasan dari segala masalah yang terjadi,” tutupnya.
(Tony/Jhon)
▴-▴
▴-▴

























































































