- OCTO Loan, Fitur Baru Bayar Transaksi Pakai QRIS Resmi Diluncurkan CIMB Niaga
- Sea Eagle Boat Race 2025: Regu Dayung Jawa Barat Masuk Final
- Universitas Batam Wisuda 724 Mahasiswa S-2 Kedokteran, Farmasi hingga S-1 Akuntansi
- Didukung Wasit Nasional, Balap Perahu Dayung Tradisional 2025 Berjalan Kondusif
- Pelabuhan Gold Coast Ferry Internasional di Bengkong Resmi Buka Rute Batam-Singapura
- Polda Kepri Sita 57 Botol Miras dan 12 Minol, 9 Penjual Disanksi Tipiring
- BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi
- Bola Out, Sakit Hati dan Kartu Merah: Motif Penganiayaan di Bengkong Batam
- PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik
- Sinergi Berkelanjutan PLN dan Kementerian EDSM untuk Stabilitas Energi di Batam
Warga Anambas Berburu Takjil dan Makanan Buka Puasa Ramai di Pinggir Jalan

Keterangan Gambar : Suasana pasar takjil di Jalan Hangtuah, Tarempa, Senin (4/4/2022). /KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Berburu takjil dan makanan buka puasa merupakan kebiasaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas saat bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah tiba.
Pantauan, pada puasa hari kedua, dipadati masyarakat yang berburu bermacam-macam kue. Sejak pukul 14.00 WIB, sudah terlihat aktivitas penjual dan pembeli takjil ramai di beberapa lokasi tempat penjualan kue.
Salah satunya deretan lapak pedagang takjil yang berada di Jalan Hangtuah, Tarempa, banyak menyuguhkan bermacam-macam jajanan untuk berbuka puasa dan minuman. Seperti air kelapa, air tahu, dan masih banyak lagi minuman yang segar di jual para pedagang.
Tampak juga penjual kelapa muda dengan harga Rp10 ribu perbijinya, yang telah disajikan sejak pukul 15.00 WIB.
“Beli lah kue kami, minumnya juga, murah meriah segar untuk berbuka, puasa,” teriak salah satu pedagang bernama Mirna (24), kepada media ini, Senin (4/4/2022).
Sementara, Ina (31), salah seorang warga Antang, yang berbelanja di lokasi tersebut, mengaku sengaja mampir di lokasi membeli kue untuk keluarganya.
Ia mengaku, ketimbang membuat sendiri memakan waktu yang cukup lama, apalagi dengan kondisi puasa pasti saja merasa lelah dan masih banyak kerjaan di rumah yang harus dikerjakan.
“Disini banyak dijual kue, jadi saya mampir sebentar saja Kue-kue disini terlihat enak, bahkan harganya juga murah, daripada kita bikin sendiri, lebih baik kita membeli di tempat yang sudah ada,” ujarnya mengakhiri.
(Tony/Jhon)
▴-▴
▴-▴

























































































