- Hanya di Harris Barelang Batam, Staycation Hemat dengan Diskon 25 Persen hingga Akhir Tahun
- Atlet Layar Kepri Dapat Penghargaan Dankodaeral IV usai Sukses Raih Medali di Ajang Kejurnas
- Amsakar Tutup Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam
- Antisipasi Dampak El Nino Demi Jaga Ketahanan Air Baku
- Ratusan Pelukis Ikuti Event Gerakan Nasional Indonesia Raya Menggambar 2026
- Ifanko Dipercaya Jabat Wakil Ketua Peradin Kepri hingga 2029
- 166 SPPG Polri Siap Diresmikan Presiden Prabowo Serentak dari Kabupaten Tuban
- Kodim 0316 Batam Jadi Titik Sentral Kepri
- PLN Batam Perkuat Semangat Kartini lewat Donor Darah dan Edukasi Perempuan
- PLN Batam Umumkan Jadwal dan Lokasi Pemeliharaan Rutin Listrik Selasa 21 April 2026
Asita, PHRI dan HPI Pusat Pilih Batam jadi Tempat Meeting Nasional 2024

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (enam dari kiri) berfoto bersama tim ASITA Kepri, PHRI dan HPI Batam. /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan potensi dan daya tariknya, di tahun 2024 mendatang siap menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Rakernas Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata antusias dua acara Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) ini berlangsung di Batam.
“Satu berkah bagi Batam, sebelumnya memang di tahun 2024 dicanangkan Visit Batam Indonesia (VBI) 2024 atau tahun kunjungan wisata ke Batam (Visit Batam Years) tahun 2024,” katanya, Selasa (10/12/2023).
Ardi, demikian disapa, mengucapkan terima kasih kepada asosiasi pariwisata yang berjuang untuk menjadikan Batam sebagai tuan rumah pada kegiatan MICE tersebut.
“Penetapan menjadi tuan rumah ini suatu hal yang tidak langsung ditetapkan. Saya yakin bahwa ada diskusi untuk menjadikan kotanya menjadi tuan rumah munas maupun rakernas,” sebutnya.
Ia menyampaikan, indikator keberhasilan Batam menjadi tuan rumah munas maupun rakernas karena Batam memiliki amenitas yang lengkap, seperti mempunyai 243 hotel, 1037 kafe serta restoran, 11 pusat perbelanjaan dan sebagainya. Terlebih Batam dekat dengan negara tetangga Singapura maupun Malaysia.
“Kemudian infrastrukturnya luar biasa, jalan mulus, tidak ada kemacetan. Wali Kota Batam, Bapak Muhammad Rudi sangat suport dengan event MICE,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam melalui Disbudpar Batam terus meningkatkan human kapasitas dari pelaku pariwisata, seperti mengelar pelatihan dan lainnya.
“Salah satu massage di Batam lebih baik dari daerah lain karena pelaku pariwisatanya tersertifikasi, skillnya sudah terukur. Pariwisata itu leisure, harus happy dan itu yang diberikan kepada wisatawan yang berkunjung ke Batam,” ujar dia.
Ardi mengatakan, pelaku pariwisata harus menerapkan tujuh Sapta Pesona yang terdiri dari keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan dan kenangan.
“Jika keenamnya dilakukan maka dapat kenangan dan wisatawan akan kembali ke Batam,” imbuhnya.
Batam sangat terbuka menerima orang-orang yang ke Batam. Budaya lain hidup berdampingan dengan budaya Melayu. Ia menyebut ada 79 paguyuban di Batam.
Pada event MICE tersebut, Ardi berharap tak hanya pelaku pariwisata, pemerintah dari masing-masing daerah juga ikut kegiatan ini. Baginya, banyak yang bisa dilakukan di Batam, di antaranya kegiatan pameran.
“Di pameran bisa memperkenalkan keunggulan daerahnya masing-masing, ini dinamakan Business to Consumer artinya bisnis langsung ketemu dengan pelangganannya,” jelasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asita Kepri, Eva Betty menyampaikan, dipilihnya Batam menjadi tuan rumah Munas Asita setelah mengalahkan 34 provinsi di Indonesia.
“Finally kita dipilih karena kita banyak yang dijual. Batam fasilitasnya lengkap, hotel berbintang dan infrastrukturnya,” sebut dia.
Ia menyampaikan, kegiatan ini adalah strategi mempromosikan Batam. Keberhasilan ini juga, kata Eva, berkat dukungan dari Pemkot Batam. Tak hanya bersinergi dengan pemerintah, Asita Kepri juga bersinergi dengan pihak lainnya seperti hotel, restoran, dan HPI Batam untuk menyukseskan acara ini.
“Batam ditetapkan sebagai tuan rumah Munas Asita, saya sangat bersyukur sekali, ini anugerah bagi kita semua. Karena lewat acara ini, Batam akan dikenal oleh seluruh travel. Pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia ini akan menjual paket kepada wisatawan,” terangnya.
Tentunya, kegiatan Munas Asita yang akan berlangsung di Batam akan berbeda dengan daerah lain. Asita Kepri akan menggandeng Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata untuk menyukseskan acara tersebut.
“Kita akan gandeng Pak Kadis (Ardiwinata), kita akan kemas acara ini dengan bagus,” ungkapnya.
Tak kalah dengan Asita Kepri, PHRI dan HPI Batam akan mengemas acara Rakernas Kepri dengan menarik. Hal ini disampaikan oleh Ketua HPI Batam, Sagara Arif L. Sinaga.
Ia menyampaikan, Rakernas HPI 2024 mendatangkan akan mengangkat tentang budaya lokal dan tempat destinasi wisata Batam akan dipromosikan lewat acara ini.
“Mengenai infrastruktur, Batam luar biasa dan ini kita promosikan,” tungkasnya. (***)
▴-▴


















































































