- CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth
- Kolaborasi BPJS-Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi dengan JKN
- Pelni Umumkan Realisasi Diskon Tiket Angkutan Natal-Tahun Baru Capai 99 Persen
- BP Batam: 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap
- Akibat Nafsu Bejat, Kakek di Batam Cabuli Bocah 4 Tahun Anak Tetangga
- Tiga Dump Truck Tanpa Dokumen Nyaris Menyeberang Anambas-Bintan
- Remaja Batam Masuk Bui gegara Setubuhi Pacar Masih di Bawah Umur 4 Kali
- Penataan Pedestrian Kawasan Jodoh, Wamen UMKM Turun Langsung Cek ke Batam
- Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Gagalkan Kapal Pembawa Barang Kiriman Tanpa Kepabeanan
- RSBP Batam Kukuhkan Kepala Instalasi, Kepala Ruangan dan Koordinator
BP dan Pemkot Batam Tinjau Lokasi Pasar Sementara di Kawasan Tanjung Banon

Keterangan Gambar : Peninjauan lokasi pembangunan pasar sementara oleh pemangku terkait di Kawasan Tanjung Banon, Sabtu (4/1/2025). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Batam berkesempatan untuk meninjau lokasi pembangunan pasar sementara di Kawasan Tanjung Banon, Sabtu (4/1/2025).
Melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, BP Batam menjelaskan jika pembangunan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Rempang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Secara bertahap, BP Batam bersama Pemko Batam akan membangun fasilitas sosial dan fasilitas umum di Tanjung Banon. Tujuannya agar masyarakat merasa nyaman saat menetap di kawasan baru ini,” ujar Sudirman di lokasi peninjauan.
Pembangunan kawasan ini nantinya, lanjut Sudirman, akan ditata rapi. Selain dilengkapi dengan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah, BP Batam bersama Pemkot Batam juga menjamin ketersediaan air bersih di kawasan tersebut.
Tidak hanya sampai di situ, penghijauan melalui penanaman pohon kelapa juga akan dilakukan guna menjaga kelestarian lingkungan di Tanjung Banon.
“Sampai saat ini, pengerjaan Kawasan Tanjung Banon terus berlangsung. BP Batam bersama Pemkot Batam terus berupaya maksimal agar rencana investasi di Rempang bisa terealisasi maksimal,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bahwa progres pengerjaan 350 rumah unit baru untuk warga terdampak rencana investasi Rempang Eco-City pun masih terus berjalan. Dimana, pengerjaannya telah mencapai 71,17 persen dari rencana keseluruhan.
“Sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK) telah menempati rumah baru di Tanjung Banon. Kami juga akan terus berupaya agar warga lain yang saat ini berada di hunian sementara bisa menempati rumah baru yang berada di Tanjung Banon,” pungkasnya. (*)
▴-▴


















































































