Ekonomi Batam Tumbuh Menguat, Pembangunan Infrastruktur Terus Berlanjut pada 2023
Reporter : KORANBATAM.COM 09 Des 2022, 19:40:50 WIB EKONOMI
Ekonomi Batam Tumbuh Menguat, Pembangunan Infrastruktur Terus Berlanjut pada 2023

Keterangan Gambar : Raker anggota bidang Kebijakan Strategis, Jumat (9/12/2022), di Batam View, Provinsi Kepri. /BP Batam


KORANBATAM.COM - Kinerja ekonomi Batam tumbuh terus menguat di atas 6 persen dibarengi dengan proyeksi pembangunan infrastruktur Batam yang terus berlanjut.

Pada tahun 2023 mendatang, pembangunan dan pengembangan infrastruktur Batam akan terus dilakukan sejalan dengan Rencana  Strategis (Renstra) Badan Pengusahaan (BP) Batam 2020-2024.

Hal ini diuraikan dalam rapat kerja (raker) anggota bidang Kebijakan Strategis, Jumat (9/12/2022), di Batam View, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rapat kerja ini begitu strategis karena dihadiri oleh seluruh pejabat tingkat I di lingkungan BP Batam, yang secara bergantian melaporkan hasil capaian kinerja dan evaluasi serta 2022 rencana dan isu strategis 2023-2024.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membuka kegiatan ini mengatakan, rapat kerja strategis diharapkan dapat menghasilkan rancangan yang bermanfaat bagi pembangunan Batam 2023-2024. Ia pun optimistis, ekonomi Batam pada tahun 2023 dapat terus tumbuh di atas 6 persen.

Nilai ekspor kota Batam bulan September sendiri, kata dia, menyumbang 82,82 persen dari total ekspor se-Kepri sebesar US$1.547,29 juta. Diikuti oleh jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang berkunjung ke Batam meningkat selama bulan September 2022, sebanyak 78.498 kunjungan.

Proyeksi ekonomi Batam dalam triwulan III tahun 2022 berdasarkan kajian pusbang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas atau KPBPB dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah 6,85 persen lebih tinggi dari ekonomi provinsi yang berada pada angka 6,08 persen.

Kondisi perekonomian Batam yang semakin menguat, lanjutnya, juga tak membuatnya lantas berpuas diri. Ia memacu semangat jajaran di BP Batam agar dapat menyelesaikan proyek prioritas 2023-2024 sesuai dengan rencana anggaran yang ditetapkan.

Ia meminta agar perencanaan yang dilakukan ini  terpusat dan strategis, sehingga akan memacu pembangunan semakin signifikan dan terakomodir sesuai harapan.

“Anggaran kita terbatas, mana program yang prioritas kita dahulukan. Semua harus direncanakan secara terpusat dan strategis, agar pembangunan prioritas terakomodir semua, sesuai perencanaan anggaran,” ujar Muhammad Rudi pada jajarannya.

Disamping itu, ia juga mengajak seluruh jajaranya yang hadir untuk dapat bekerja professional dengan loyalitas untuk untuk membangun Batam.

“Yang paling penting hati, kalau hati sudah kompak, semua akan selesai dengan baik. BP milik kita semua. Kita harus jaga. Nasib projek pengembangan Batam, ada di tangan kita semua,” imbuhnya.

Ia pun menitipkan agar proses pembangunan dan investasi di kota Batam agar dapat berjalan dengan lancar dan nyaman bagi investor.

“Investasi apapun tidak akan ada gunanya, kalau kita sendiri tidak membuat nyaman investasi yang ada didalamnya. Kalau kita tidak beresin (bangun) Batam, orang enggan datang lagi. Saat Batam Maju, Kepri juga akan maju,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam ini.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto yang memimpin jalannya sesi pemaparan hasil capaian mengatakan, perencanaan dan isu strategis di masing-masing kedeputian.

Paparan disampaikan oleh anggota bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, anggota bidang Kebijakan Strategis Enoh Suharto Pranoto, anggota bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad dan anggota bidang Pengusahaan Wan Darussalam.

Wakil Kepala BP Batam berpesan, agar tidak ada aturan yang akan menghambat masuknya investasi di Batam. Ia juga memacu Badan Usaha (BU) sebagai unit bisnis di BP Batam untuk dapat bekerja lebih keras, untuk mencapai target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam.

“Badan usaha akan menjadi sumber menghasilkan PNBP bagi BP Batam ke depan. Namun untuk mewujudkannya, kita harus serius, kerja keras bersama. Dan yang paling penting, jangan ada aturan yang bisa menghambat investasi,” kata Purwiyanto.

Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan anggota bidang kebijakan strategis dan badan usaha selama 2 hari mulai dari tanggal 9-10 Desember 2022. (***)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;