Pelaku Usaha Pariwisata Batam Diuji Kualitas dan Inovasi Cara Penyajian Kuliner
Reporter : KORANBATAM.COM 04 Nov 2022, 21:27:13 WIB PARIWISATA
Pelaku Usaha Pariwisata Batam Diuji Kualitas dan Inovasi Cara Penyajian Kuliner

Keterangan Gambar : Praktek lapangan cara penyajian kuliner yang higienis bagi pelaku usaha, Jumat (4/11/2022). /Disbudpar Batam


KORANBATAM.COM - Sebanyak 42 pelaku usaha kuliner baik yang berjualan langsung maupun secara online melakukan praktek lapangan cara penyajian kuliner yang higienis, Jumat (4/11/2022).

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Objek Wisata (SOW) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy menyampaikan, praktek lapangan ini merupakan akhir dari rangkaian kegiatan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner yang digelar Disbudpar di Hotel Da Vienna Boutique Lubukbaja, beberapa waktu lalu.

“Pelatihannya dilaksanakan selama 3 hari. 2 hari di kelas dan hari ini, hari terakhir kita bawa pesertanya untuk langsung melakukan praktek. Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Kepala Disbudpar, bapak Ardiwinata di hari Rabu (2/11) kemarin,” ujar Adisthy, di Volla Social House Batam Kota.

Menurutnya, tujuan pelatihan tersebut ialah untuk melatih dan meningkatkan wawasan serta mendorong munculnya inovasi dan kreativitas  dari para pelaku usaha kuliner di Batam.

“Selain itu agar dapat memberikan sajian kuliner yang sehat, berkualitas dan menarik khususnya bagi wisatawan,” sebut Adis, demikian disapa.

Lebih lanjut, pihaknya menghadirkan tiga narasumber dalam penyampaian materi. Masing-masingnya yakni Rosie Oktavia dari Batam Tourism Polytechnic, Rika dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam dan influencer, Candrana Batamliciouz.

Sementara, Ardiwinata meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan bersungguh-sungguh sehingga materi yang sudah diajarkan dapat diterapkan sehingga kualitas sumber daya pelaku usaha di bidang kuliner kian berkembang.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, mereka diharapkan mampu menghasilkan kuliner yang baik, menarik dan sehat. Nah disamping itu, juga memiliki keterampilan dalam melayani dan bersikap baik ketika melayani tamu khususnya bagi wisatawan,” ujar Ardi, sapaannya.

Lanjut Ardi, kuliner yang merupakan salah satu dari 17 sub sektor ekonomi kreatif di Indonesia, juga turut memberikan sumbangsih bagi pendapatan asli daerah (PAD) Batam.

Tercatat, kata dia, hingga bulan Oktober 2022, PAD dari sektor pajak restoran seperti rumah makan, cafetaria dan sejenisnya berjumlah sekitar Rp76.512.799.863,03, per tanggal 31 oktober 2022.

Salah satu yang menjadi alasan wisatawan berkunjung, lanjutnya, ialah menikmati aneka kuliner baik tradisional maupun kuliner modernnya.

“Banyak sekali jenis-jenis kuliner yang menarik di Batam. Ayo promosikan Batam lewat sajian kulinernya yang lezat, menarik, bersih dan sehat,” Ardi menandasi. (***)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;