150 Personil Gabungan TNI Polri Turun Bantu Warga Tangani Persoalan Banjir

Reporter : Koran Batam 09 Jan 2021, 21:56:30 WIB BATAM 24 JAM
150 Personil Gabungan TNI Polri Turun Bantu Warga Tangani Persoalan Banjir

Keterangan Gambar : Gotong-royong di sepanjang jalan Pasar Melcem, RT 01/RW 19, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. (Foto : istimewa)


KORANBATAM.COM, BATAM - Menyikapi musibah bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan gelombang tinggi air laut yang terjadi di berbagai lokasi di Kota Batam beberapa waktu lalu, wilayah Kecamatan Batu Ampar dilaksanakan Gotong-royong secara serentak se-Kota Batam, Sabtu (9/1/2021) pagi. 150 personel gabungan TNI-Polri diturunkan ke lokasi.

Gotong-royong itu melibatkan jajaran personel Kepolisian Sektor (Polsek) Batu Ampar, Camat Batu Ampar Tukijan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Unit Pelaksana Teknis/UPT Tanjung Sengkuang, Lurah dan personil Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam, Bintara Pembina Desa (Babinsa), masyarakat umum serta instansi terkait lainnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batu Ampar, Kompol Nendra Madya Tias S.I.K,. mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah sebagai upaya dalam menangani persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan datang.

“Gotong-royong kali ini ialah sebagai langkah pemerintah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam menyikapi persoalan banjir dan bencana longsor di Batam,” ujar Nendra.

Kata Nendra, pihaknya bersama pihak terkait lainnya melaksanakan kegiatan gotong-royong di sepanjang jalan Pasar Melcem, RT 01/RW 19, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, yang parit atau selokannya tertimbun tanah dengan menggunakan alat kebersihan. Kemudian sampahnya diangkut dengan menggunakan truk Dinas Kebersihan.

“Gotong-royong tadi, kita dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Masing-masing lokasi sudah ditentukan berapa personelnya. Nah untuk di Pasar Melcem, Tanjungsengkuang ini diturunkan 150 personel baik itu dari TNI-Polri dan instansi terkait lainnya,” kata Nendra mengakhiri.


(ilham)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook