- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
- Gaya Hidup Bebas Dompet, CIMB Niaga Rilis OCTO untuk Pejuang Mimpi
- PajamASRun 2026 Segera Digelar, Hadirkan Lari Unik Berkostum Piyama
- Dari Pencuci Piring hingga GM: Perjalanan Ivan Bakara Nakhodai Properti Swiss-Belhotel Batam
- Sempat Kabur ke Bekasi, Pelaku Penggelapan Uang Kios Pasar BTC Bengkong Akhirnya Tumbang
- Jejak-Jejak Sang Komandan Brimob: Irjen Suhendri Pulang Kampung Pimpin Polda Kepri, Asep Safrudin Promosi Kabareskrim
- Dukung Garuda Raih Juara, Pemkot Batam Gelar Nobar Final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026
- Sentuh Hati Warakawuri dan Anak Yatim, Bhayangkari Batu Ampar Turun Usung Sembako
- Polda Kepri Ungkap Peran 11 Tersangka Bentrokan Setokok, Isu Stafsus dan Pembunuh Bayaran Didalami
Amsakar Ajak Mahasiswa Unrika Persiapkan Diri Sambut Generasi Emas 2045

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri), menjadi pembicara pada acara seminar umum di Unrika, Rabu (7/12/2022). /Pemko Batam
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka sekaligus menjadi narasumber pada acara seminar umum dalam rangka memperingat Hari Aids Sedunia di Universitas Riau Kepulauan (Unrika).
Dalam kesempatan itu, Amsakar memberikan banyak motivasi dan mengajak para mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri menyambut bonus demografi atau generasi emas pada tahun 2045 mendatang.
Sebagaimana diketahui, pada 2045 mendatang, Indonesia digadang-gadang akan merasakan bonus demografi. Dimana merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan penduduk sebuah negara pada usia produktif yaitu berkisar antara 16 hingga 65 tahun.
“Tahun 2045, harus kita isi dengan generasi yang SDM-nya dapat mempercepat kemajuan bangsa kita kita ini,” ucap Amsakar, Rabu (7/12/2022).
Karena itu, kata dia, pihaknya mengajak para mahasiswa peserta seminar, untuk memulai mempersiapkan diri dengan baik. Dengan cara terus perbanyak ilmu pengetahuan di berbagai hal bidang.
“Bonus demografi ini harus disiasati dengan baik, karena jika tidak malah akan menjadi beban bagi negara,” ujarnya.
Itu sebabnya, pihaknya mengingatkan kepada pada generasi muda saat ini untuk tidak terjebak dengan hal-hal yang nantinya dapat merugikan diri sendiri. Seperti pergaulan bebas dan lain sebagainya.
Amsakar juga memberikan apresiasi atas diselenggarakan seminar umum ini, dengan harapan tentunya dapat menambah wawasan para mahasiswa dan dapat mencegah hal-hal yang dapat merusak generasi masa depan bangsa.
“Jangan sampai kita terjebak dengan pergaualan bebas, yang sehingga menambah jumlah penderita A'IDS di Batam. Tapi kita harus terus perbanyak wawasan diri,” tutupnya. (***)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































