- Ramadan Istimewa di Harris Barelang Batam, Nginap 24 Jam Penuh Dapat Iftar
- TNI AL Kodaeral IV Tampilkan Kekuatan Operasi Pantai di Laut Bangka
- Nikmati Menginap 24 Jam Penuh Hanya di Duo Harris Hotel Batam
- Kepala BP Batam Buka Rapat Anggota Tahunan Koperasi Karyawan
- Sinergi Event Budaya dan Infrastruktur Wujudkan New Nagoya Batam
- Ini Dia Ranto dan Zhazha, Pemeran Utama Film Sejauh Doa Cahaya Batam
- Film Sejauh Doa Cahaya Batam Catat Capaian Baru Industri Kreatif
- RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Sekupang Batam
- Polsek Bengkong Gelar Aksi Sosial Bersihkan Masjid dan Sekolah
- Kantor Cabang Syariah Pertama Berkonsep Bisnis Hybrid Resmi Diluncurkan CIMB Niaga di Aceh
BP Batam Fasilitasi Pergeseran 6 KK asal Rempang ke Rumah Baru Tanjung Banon

Keterangan Gambar : Pergeseran salah satu KK yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City dari hunian sementara ke rumah baru di Kawasan Tanjung Banon, Jumat (10/1/2025). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 6 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City dari hunian sementara ke rumah baru di Kawasan Tanjung Banon, Jumat (10/1/2025).
Jumlah ini menambah total keseluruhan warga yang telah menempati rumah baru Tanjung Banon menjadi sebanyak 53 KK.
Melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, BP Batam memastikan jika proses pemindahan warga dari hunian sementara akan terus berjalan seiring dengan selesainya hunian tetap di Kawasan Tanjung Banon.
“Dengan dukungan dari masyarakat, kami berharap PSN Rempang Eco-City akan terealisasi maksimal dan memberikan pengaruh positif terhadap perekonomian daerah,” ujar Ariastuty.
Ia juga menjelaskan bahwa, BP Batam berupaya untuk menjadikan Tanjung Banon sebagai kawasan terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Dengan harapan, masyarakat Rempang dapat menjalani aktivitas di rumah baru mereka dengan nyaman dan lebih bahagia.
“Kami berharap, Kawasan Rempang dan Tanjung Banon ini nantinya dapat menjadi pusat ekonomi baru di Batam,” katanya. (*)
▴-▴



















































































