



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Patroli Malam-Dini Hari, Pencegahan Gangguan Kamtibmas Polisi di Wilayah Hinterland

Keterangan Gambar : Polisi patroli malam ke sejumlah titik di Buluh, Bulang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/8/2023). /Polsek Bulang
KORANBATAM.COM - Polsek Bulang, Polresta Barelang terus berupaya menekan angka kriminalitas, termasuk aksi premanisme. Salah satu cara yang dilakukan yakni memaksimalkan patroli untuk memberikan rasa aman bagi warga di Kelurahan Buluh, Kecamatan Bulang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/8/2023) malam.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan mengatakan, kegiatan yang rutin digelar tersebut untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri. Polsek Bulang bertugas memelihara dan menjaga kamtibmas.
“Anggota patroli sampai ke gang-gang warga di Tanjung Sepekong ini untuk mendeteksi dini kriminalitas di masyarakat khususnya kalangan remaja hingga masalah sosial di lingkungan rukun warga (RW),” ujarnya, Jumat (25/8).
Dalam melaksanakan tugasnya, kata Ady, setiap anggotanya dituntut mampu bersinergi dengan Ketua RW, kepala desa atau lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta komunitas di RW masing-masing. Menurutnya, polisi harus mengedepankan upaya pencegahan.
“Karena komunikasi yang intensif dan konsisten dengan masyarakat berfungsi membangun good impression atau kesan positif bagi Polri. Sehingga setiap persoalan di masyarakat bisa ditangani lebih cepat,” tutupnya.
(iam)

