



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Maksimalkan Peran APIP sebagai Pengingat Mencegah Korupsi

Keterangan Gambar : Rakor Pengawasan Daerah Tingkat Kepri di Tanjungpinang, dibuka langsung Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, Tanjungpinang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Daerah Tingkat Kepulauan Riau (Kepri) di Tanjungpinang, Senin (28/12/2020). Rapat tersebut membahas peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
Jefridin menyampaikan bahwa, pengawasan menjadi elemen penting dari sistem pemerintahan. Keberadaan dan peran APIP sangat penting sebagai peringatan dini di internal pemerintahan.
“Peran APIP yang efektif merupakan upaya untuk menjaga dan meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah,” ujarnya.
Jefridin mengaku, saat ini peran APIP di Batam terus dimaksimalkan. Ia juga menekankan, APIP harus profesional demi menangkal atau mencegah terjadinya penyimpangan di internal pemerintahan.
“Peran APIP sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak korupsi di dalam menyelenggarakan pemerintahan,” ujarnya.
Rakor tersebut dibuka langsung Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. Dalam kesempatan itu, Arif menekankan APIP harus berubah agar tetap relevan mencapai tujuan pemerintahan di era digital.
“APIP harus tanggap dan menyesuaikan diri dengan perubahan, meningkatkan kemampuan tim dan menjaga integritas,” ujar Arif.
(ril)

