



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
39 Budayawan hingga Pelaku Pariwisata dan Ekraf Terima Penghargaan
Malam Apresiasi Budparekraf 2024

Keterangan Gambar : Penyerahan penghargaan pada agenda malam apresiasi Budparekraf tingkat Kota Batam tahun 2024 di Mega Mall, Batam Center, Minggu (6/10/2024). /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Sebanyak 39 budayawan, pelaku pariwisata hingga ekonomi kreatif (ekraf) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam melalui Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam.
Penghargaan itu diserahkan pada acara malam apresiasi Kebudayaan, Pariwisata dan Ekraf (Budparekraf) tingkat Kota Batam tahun 2024 di Mega Mall, Batam Center, Minggu (6/10).
“Selamat kepada para penerima penghargaan. Ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para budayawan, pelaku pariwisata dan ekraf di Batam,” ucap Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, Selasa (8/10).
Ardiwinata berharap, dengan adanya penghargaan tersebut, menjadikan para budayawan, pelaku pariwisata dan ekraf semakin meningkatkan kontribusinya untuk Batam.
“Memajukan kebudayaan dan parekraf ini butuh kolaborasi semua pihak. Kami sangat berterimakasih atas apa yang sudah dilakukan untuk Batam selama ini,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan selamat untuk para penerima penghargaan. Ia mengatakan, penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk berbuat lebih baik lagi ke depan.
“Mari bersama kita lestarikan budaya dan memajukan pariwisata dan ekraf di Batam ke depannya,” ajaknya.
Adapun penerima penghargaan tersebut sebanyak 39 budayawan, pelaku pariwisata dan ekraf dari berbagai kategori.
Untuk kategori hotel terbaik diberikan kepada hotel Santika. Kemudian, kategori sanggar seni terbaik diberikan untuk Duta Santarina dan kategori tokoh kreator muda bidang aplikasi/website kelas jualan online (Dropship) terbaik diberikan kepada Ahdra Haiqqal. Lalu bidang graphic designer terbaik jatuh kepada Fariz Tesal Dwisyahputra.
Selanjutnya, pelaku seni zikir barat diraih oleh lembaga Saidina Ali, pelaku seni permainan gasing diberikan kepada Muhammad Abas, pelestari masakan traditional Melayu untuk Raja Zem dan pelestari perias pengantin Melayu diberikan kepada Saldia gusmiaty.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Asosiasi Pariwisata. Adapun para penerimanya adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri, DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepri, Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Asosiasi Seni Landscape Indonesia (Asli).
Kemudian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Batam, Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) Kepulauan Riau, DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepri.
Selanjutnya, DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Batam, DPD Indonesia Hotel General Manager (IHGMA) Kepri, DPC Asosiasi Pelaku Pariwisata Nasional (ASPARNAS) Batam, DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Kepri, DPC Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (Putri) Kepri, Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Kepri serta Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Batam.
Selain itu, Human Resource Management Association (HHRMA) Batam, DPD Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kepri, DPD Asosiasi SPA Indonesia (ASPI) Kepri, DPD Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Kepri, BPD Indonesian Chef Association (ICA) Kepri, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Hotel Non Bintang Indonesia (PHNBI) Batam.
Seterusnya, DPD Asosiasi SPA Terapis Indonesia (ASTI) Kepri, Persatuan Pembawa Acara (Perwara) Batam, BPD Indonesia Housekeepers Association (IHKA) Kepri, DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepri, Ikatan Cik dan Puan (ICP) Batam, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batam, Persatuan Chef Profesional Indonesia (PCPI), Persatuan Mall Batam, Perhimpunan Rumah Makan Batam (PRMB), terakhir DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Batam.
“Dengan penghargaan ini, semoga apa yang kita hajatkan bersama yaitu Batam sebagai kota pariwisata kota madani dan kota kreatif akan terwujud,” ujar dia.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam diwakili Sekretaris Umum LAM Dato Muhammad Amin dan sejumlah ketua asosiasi serta undangan lainnya. (*)

