



- Bentuk Empati Kondisi Nasional, BP dan Pemkot Batam Batalkan Penyelenggaraan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan ke-80
- BP Batam Pastikan Pekerjaan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini
- Ciptakan Protokol Profesional dan Berwawasan, BP Batam Selenggarakan Workshop Keprotokolan
- Amsakar Raih Penghargaan Baznas Award 2025, Komitmen Dukung Gerakan Zakat Nasional
- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
Aksi Damai Warga Anambas Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

KORANBATAM.COM, Anambas - Sejumlah masyarakat melakukan aksi deklarasi mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI tanggal 20 Oktober 2019 dan menolak unjuk rasa anarkis dan menolak paham radikalisme serta terorisme, Sabtu(19/10/2019) sekira pukul 17.00 WIB bertempat di Simpang Tugu Buak Tarempa.
Adapun aksi tersebut dilaksanakan oleh Aliansi Masyarakat Anambas yang terdiri dari Himpunan Malayu Raya Anambas, Ormas Kepemudaan KNPI Anambas, Ormas Kepemudaan Pemuda Pancasila, Perwakilan Paguyuban Anambas, Guru serta Masyarakat Tarempa.
"Ini merupakan aksi damai dalam mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang akan dilaksanakan besok di Jakarta," kata Kasubag Humas Polres Anambas, Dzulmi kepada media ini sesuai dengan rilis yang diterima, Sabtu(19/10/2019).
Dzulmi juga menyampaikan, saat aksi itu, masyarakat membubuhkan tanda tangan di atas spanduk sebagai bentuk pernyataan sikap dukungan dari Aliansi masyarakat Anambas atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI serta menolak aksi unjuk rasa anarkhis, menolak paham radikalisme san terorisme karena dapat merusak persatuan dan kesatuan NKRI.
Sementara Koordinator Melayu Raya, Sahtiar mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas agar mendukung pelantikan dengan damai. Pihaknya juga dengan tegas menolak aksi unjuk rasa anarkis dan menolak paham radikalisme apalagi terorisme.
"Kami mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI tanggal 20 Oktober 2019," kata Korwil Melayu Raya Anambas, Sahtiar dan diikuti oleh yang lainnya.(red)

