- Panggung Megah dan Persaingan Ketat
- Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp258,6 Miliar
- Tugas Pertama Duwis Encik Puan Batam 2026 Tampilkan Ragam Busana Melayu di Rapat Paripurna DPRD
- Satgas 136 Tuah Sakti Melangkah Bukan untuk Menaklukkan, Tetapi Menyatu dan Mengabdi di Bumi Cendrawasih
- Cerita Hari Palang Merah Internasional: Tanah Papua Tanah Pengabdian TNI Satgas 136 Tuah Sakti
- Rutan Batam Ikrar Bersih Gelar Razia dan Tes Urine
- TNI Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Karimun untuk Pulihkan Konektivitas
- CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi dengan Agen Properti di Jawa Barat
- Bersama Delegasi Penjara Malaysia, Rutan Batam Perkuat Sinergi Lintas Negara di Pemasyarakatan
- Pertamina Sumbagut Perkuat Kesiap-siagaan Penanganan Darurat di SPBU
Batam Diguyur Hujan, Kapolda Kepri Giatkan Patroli Sepeda

Keterangan Gambar : Kapolda Kepri, Irjen pol Andap Budhi Revianto saat melakukan patroli menggunakan sepeda, Minggu (15/12/2019). (Foto : Humas Polda Kepri)
KORANBATAM.COM, Batam - Di tengah guyuran hujan Kapolda Kepri, Irjen pol Andap Budhi Revianto beserta pejabat utama Polda Kepri tetap melakukan patroli menggunakan sepeda.
Sejak tiga hari belakangan, Kota Batam terus diguyur hujan dan hal tersebut tidak menyurutkan langkah untuk melaksanakan tugas dan terjun langsung ke lapangan, Minggu (15/12/2019).
Rute yang dilalui adalah kawasan industri terpadu Kabil menjadi tempat pertama yang dikunjungi. Setelah itu, patroli menuju Telagapunggur. Menyusuri sepanjang kavling Punggur, patroli bersepeda dilanjutkan ke kawasan Perumahan Legenda.
Di kawasan Legenda, patroli bersepeda yang dipimpin Kapolda Kepri, Irjen pol Andap Budhi Revianto mengunjungi enam gereja. Antara lain, Gereja HKBP Batam Center, Gekisia, GPDI Bethesda, Bethel Oikumene, GMII Eben Haerzer dan Gereja GKI Duta Mas.
Kemudian, patroli bersepeda selanjutnya menyusuri kawasan industri PT Panasonic untuk memantau situasi lapangan, dan berakhir di Mie Tarempa, untuk konsolidasi sekaligus rehat.
Menurut Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, musim hujan seperti ini memang harus langsung memantau kondisi rill dilapangan.
"Tujuannya untuk mendorong dan memberi semangat kepada anggota untuk melakukan hal serupa," ujar Kapolda.
"Pimpinan harus berada bersama-sama dengan anggota di lapangan untuk melayani masyarakat dalam kondisi apapun," sambung dia. "Jadi dalam memimpin, pimpinan bukan sekadar berkata-kata, sebaiknya langsung mencontohkan, "leads by the example", satu Ketauladanan akan lebih berarti dari pada sejuta arahan," tambah Kapolda dalam sebuah pesan sederhananya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri juga mengingatkan bahwa tantangan itu adalah peluang, dalam peribahasa "Tak lapuk karena hujan, tak lekang karena panas," tutur Kapolda Kepri.
"Harus diimplementasikan, dalam kondisi apapun, kita harus meneguhkan komitmen untuk terus menjaga Bunda Tanah Melayu, Bumi Segantang Lada, Kepri yang kita cintai Bersama," tutupnya. (ilham)
▴-▴


















































































