- Gerak Cepat, Polsek Bengkong Bersama Nelayan Berhasil Temukan Remaja Tenggelam di Alur Laut Tanjung Buntung
- Pertamina -BPH Migas Cek Penyaluran BBM Subsidi di Sumatera Barat
- RUPST CIMB Niaga Setujui Laporan Tahunan-Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025
- Pertamina Patra Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang
- Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
- Volume Peti Kemas Tumbuh Jumlah Penumpang Melonjak
- Tim Terpadu Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti Sagulung
- Iptu Yuli Endra Raih Penghargaan usai Ungkap Penyelundupan PMI Ilegal
- Kodaeral IV Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji Batam 2026 ke Tanah Suci
- Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
Bentuk Empati Kondisi Nasional, BP dan Pemkot Batam Batalkan Penyelenggaraan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan ke-80

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Amsakar Achmad dan Wakilnya, Li Claudia Chandra memberikan keterangan soal pembatalan penyelenggaraan Pesta Rakyat Rangkaian Perayaan HUT RI ke-80 di Dataran Engku Putri, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (30/8/2025). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam resmi membatalkan/menunda sampai waktu yang ditentukan penyelenggaraan Pesta Rakyat Rangkaian Perayaan HUT RI ke-80 yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Sabtu (30/8/2025).
Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa, keputusan ini sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap kondisi nasional saat ini.
Lebih lanjut, Amsakar menyebut bahwa keputusan ini juga merupakan bentuk keprihatinan atas eskalasi politik yang terjadi di beberapa daerah.
“Kami bersama unsur Forkopimda sudah sepakat dengan ini. Semoga keputusan ini mampu menumbuhkan rasa empati kita terhadap eskalasi politik nasional,” ujar Amsakar bersama Wakilnya, Li Claudia Chandra.
Amsakar juga memohon maaf kepada seluruh tamu undangan, panitia pelaksana dan masyarakat Batam atas keputusan ini. Ia berharap masyarakat dapat memahami keputusan tersebut dan bersama-sama mendoakan kondisi bangsa segera kembali kondusif.
Di samping itu, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan, kekompakan dan situasi kondusif di Batam.
Dengan harapan, seluruh elemen masyarakat dapat menjaga stabilitas daerah guna membangun Batam sebagai kota ramah investasi.
“Mari bersama-sama kita menjaga situasi kondusif Kota Batam tercinta dan mendoakan kebaikan bagi kondisi bangsa Indonesia,” harapnya mengakhiri. (*)
▴-▴




















































































