Diduga Frustasi Putus Cinta, Karyawan Sate Kendal Nekad Mengakhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Reporter : Koran Batam 20 Nov 2020, 21:57:15 WIB BATAM 24 JAM
Diduga Frustasi Putus Cinta, Karyawan Sate Kendal Nekad Mengakhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Keterangan Gambar : Jenazah pria, bernama Hadi Harjito (kantong jenazah warna orange) yang tergantung di teralis jendela lantai 2 di rumah makan Warung Sate Kendal Nagoya, saat dibawa petugas Tim INAFIS Polresta Barelang ke RS Bhayangkara Polda Kepri guna dilakukan Visum. (Foto : ilham/KORANBATAM.COM)


KORANBATAM.COM, BATAM - Pria yang ditemukan tewas di Warung Sate Kendal, Nagoya, Kota Batam tepatnya di Ruko Komplek Bumi Indah, Blok V, Nomor 31 l, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Jum’at (20/11/2020) sore tadi, sekira pukul 16.00 WIB, diketahui bernama Hadi Harjito (19).

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang warga yang berada di lokasi bernama Mastri Imam Bukhori (22).

“Kalau tidak salah, pria yang gantung diri itu adalah salah satu karyawan sate kendal. Dia tinggal di Ruko itu juga mas, dilantai 2,” kata Mastri.

 

Keterangan gambar : Polisi saat mengevakuasi jasad pria yang ditemukan tewas di Warung Sate Kendal, Nagoya, Kota Batam tepatnya di Ruko Komplek Bumi Indah, Blok V, Nomor 31 l, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Jum’at (20/11/2020) sore tadi, sekira pukul 16.00 WIB, yang bernama Hadi Harjito (19). (Foto : istimewa)

Tak hanya itu, menurut keterangan warga lain bernama Mulyono, Hadi (korban) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu, diduga sedang frustasi lantaran putus bercinta dengan kekasihnya.

Sementara informasi yang didapat, keberadaan Warung Sate Kendal tersebut disebut-sebut masih baru beroperasi, sejak satu bulan terakhir.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lubuk Baja, Kompol Arya Tesa Brahmana membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar, ada temuan mayat pria dengan kondisi tergantung,” ujar Kompol Arya Tesa Brahmana.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Arya menyebut bahwa di tubuh jenazah tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Dari hasil olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan,” jelas Kapolsek Lubuk Baja.

Jenazah pria tersebut, kini sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) guna dilakukan Visum et repertum (VeR).

Diberitakan sebelumnya, warga Batam kembali digegerkan atas temuan jenazah pria, bernama Hadi Harjito (19) yang tergantung di teralis jendela lantai 2 di rumah makan Warung Sate Kendal Nagoya, pada Jum’at (20/11/2020) sore.

 

(ilham)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook