- TNI Satgas Yonif 136 Kian Peduli Kesehatan, Lakukan Pengobatan Keliling di Kampung 55 Papua Tengah
- TNI Satgas Yonif 136 Bagi-bagi Baju untuk Anak-anak Papua Tengah
- Kecam Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi, Li Claudia: Ganggu Ekosistem Lingkungan
- Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina dan PLN
- BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih
- Klarifikasi PT Duta Surya Makmur soal Truk Nyungsep, Angkut Limbah B3 dan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan
- Tindak Lanjut Jumat Curhat Kapolresta Barelang soal Kenakalan Remaja, Polsek Bengkong Gerak Sambang Sekolah Cegah Pelajar Terjerat Hukum
- Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan
- 28 Petinggi Keamanan RI Jalani Ujian Gada Utama, Deni Fredian Dinyatakan Kompeten
- PT Duta Surya Makmur Gunakan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan Angkut Pasir Sandblast
Disbudpar Batam Raih Penghargaan Terbaik Satu Eco-Office 2021

Keterangan Gambar : Kepala, Staf dan jajaran saat menerima penghargaan terbaik satu Eco-Office 2021 di Dataran Elang Laut Belakang Padang, Provinsi Kepri, Sabtu (12/3/2022). /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam meraih penghargaan Terbaik I (Satu) atas partisipasinya sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerapkan Eco-Office tahun 2021.
Piagam penghargaan Wali Kota Batam ini diberikan oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, pada kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tingkat Kota Batam tahun 2022, di Dataran Elang Laut Belakang Padang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (12/3/2022).
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengucapkan terima kasih atas penghargaan sebagai OPD yang terbaik menerapkan Eco-Office tahun 2021. Ia berkomitmen akan meningkatkan penerapan Eco-Office di lingkungan kerja Disbudpar.
“Kami sudah menerapakan eco office seperti pengurangan sampah plastik. Pegawai Disbudpar diimbau untuk membawa tumbler (tempat minum) dan alat makan sendiri. Selain itu, kami juga menggunakan kertas secara dua sisi dan mengoptimalkan pengunaan kertas bekas, serta Disbudpar rutin menggelar gotong-royong untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat,“ ujarnya.
Tak hanya di dalam ruangan, Disbudpar juga mempunyai taman untuk menciptakan keindahan halaman gedung kantor. Selain tanaman hias, Disbudpar juga menanam apotek hidup.
Bagi Ardi, tak hanya memikirkan lingkungan tempat tinggal, sudah saatnya memikirkan lingkungan kantor. Eco office ini sangat penting untuk menerapkan kantor yang bersih, nyaman, sehat, dan indah.
“Di era modern ini, banyak informasi yang bisa kita gali, salah satunya informasi eco office bagaimana kita memanfaatkan barang bekas, bagaimana menciptkan lingkungan hijau dan asri,“ katanya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta semua masyarakat ikut menanggulangi persoalan sampah di Batam. Hal itu dinilai penting agar sampah tak berdampak buruk bagi bumi.
“Dengan kesadaran kita bersama, setidaknya kita punya keinginan menyelamatkan bumi ini dari sampah,“ ujar Amsakar.
Ia menekankan, kepedulian ini harus senantiasa ditingkatkan dan disosialisasikan demi menumbuhkan kesadaran bersama.
“Mengelola sampah tak cukup dilakukan oleh instansi pemerintah saja,“ katanya.
Untuk menyelesaikan dan meminimalisir banyaknya sampah di muka bumi ini, kata dia, perlu langkah-langkah tepat.
“Sudah ada gerakan-gerakan untuk memanfaatkan sampah, bagaimana sampah mampu didaur ulang sehingga menghasilkan nilai ekonomis,“ ujarnya.
Ia mengatakan, beberapa pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah mampu menjadikan sampah plastik menjadi tas, topi, dan beberapa produk UMKM lainnya.
“Langkah ini efektif untuk menjadikan sampah menjadi barang berharga. Langkah ini juga sekaligus meminimalisir tumpukan-tumpukan sampah,“ katanya.
Untuk itu, momentum Peringatan HPSN ari tersebut hendaknya dijadikan momen menumbuhkan kesadaran bersama menanggulangi persoalan sampah.
“Mari kita selamatkan bumi kita, jangan buah sampah sembarangan,“ tutupnya.
(***)
▴-▴


















































































