



- Bentuk Empati Kondisi Nasional, BP dan Pemkot Batam Batalkan Penyelenggaraan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan ke-80
- BP Batam Pastikan Pekerjaan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini
- Ciptakan Protokol Profesional dan Berwawasan, BP Batam Selenggarakan Workshop Keprotokolan
- Amsakar Raih Penghargaan Baznas Award 2025, Komitmen Dukung Gerakan Zakat Nasional
- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
Dua Ribu Paket Sembako untuk Keluarga Pasien Covid-19

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri, kemeja putih), menyerahkan sembako untuk keluarga pasien se-Kota Batam secara simbolis di halaman Kantor Camat Lubukbaja, Batam, Kamis (3/6/2021) sore.
KORANBATAM.COM - Tidak hanya menekan dan menangani Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menghimpun potensi guna menangani dampak lain pandemi tersebut.
Salah satunya yakni perhatian untuk keluarga para pasien. Gayung bersambut, upaya Pemko ini disambut baik kelompok masyarakat dengan turut membantu.
“Seperti bantuan hari ini, sebanyak 2 ribu paket sembako,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat penyerahan sembako secara simbolis untuk keluarga pasien se-Kota Batam di halaman Kantor Camat Lubukbaja, Batam, Kamis (3/6/2021) sore.
Sembako ini merupakan bantuan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Batam-Kepri, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau (Kepri) dan Relawan Peduli Batam-Donasi Beras Covid-19 Batam.
Bantuan tersebut telah dikirim melalui kecamatan. Selanjutnya petugas akan meneruskan ke keluarga pasien.
“Dalam kondisi seperti ini, kita harus sama-sama bergerak,” ujarnya.
Rudi menyebutkan, beberapa hari yang lalu angka Covid-19 kembali naik. Tidak tinggal diam, Pemko Batam lantas kembali menerapkan kebijakan isolasi terpadu bagi para OTG (Orang Tanpa Gejala).
Isolasi ini dipusatkan di Asrama Haji Batam Batamcentre. Selama dirawat, para pasien dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam.
“Karena target kami Covid ini harus segera berlalu. Kami mengambil kebijakan, OTG kami rawat,” katanya.
Ia berharap penyaluran sembako ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Tidak lupa ia berterimakasih kepada semua pihak yang telah andil menangani Covid-19.
“Yakinlah yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.

