



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Gugus Tugas Kota Batam Wilayah Bengkong, Sisir yang Berpotensi Terjangkit Virus
Gelar Rapid Test, 163 Warga Bengkong Harapan Non Reaktif

Keterangan Gambar : Salah satu warga di Pasar Bengkong Harapan saat menjalani Rapid Test yang di gelar oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam, wilayah Bengkong, Jumat (12/6/2020). (Foto : Media Center Batam)
KORANBATAM.COM, BATAM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam, wilayah Bengkong, kembali menyisir warga yang berpotensi terjangkit virus corona. Kali ini, giliran warga yang beraktivitas di Pasar Bengkong Harapan.
Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, wilayah Bengkong, Yumasnur mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyisiran untuk memutus rantai penyebaran virus penyerang sistem pernapasan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini dari total 163 warga yang merupakan pedagang dan pembeli jalani rapid test dan hasilnya non reaktif semua,” ujar Yumasnur yang menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam tersebut, usai menggelar Rapid Test di Pasar Bengkong Harapan, Jumat (12/6/2020).
Dengan pelaksanaan Rapid Test kali ini, ia mengungkapkan, sudah 1.404 warga Bengkong yang menjalani Rapid Test tersebut. Hasilnya, 73 orang reaktif dan sudah menjalani swab tenggorokan.
“Penyisiran ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, untuk menelusuri warga yang kemungkinan terjangkit Covid-19,” ucapnya.
Dikesempatan itu, Yumasnur tak lupa mengingatkan warga Bengkong untuk meminimalisir risiko terpapar wabah yang sudah menyebar itu. Caranya, dengan mematuhi imbauan pemerintah.
“Pakailah masker, jaga jarak, jangan lupa disiplin mencuci tangan,” himbaunya.
Hal tersebut terus ia sampaikan agar warga makin sadar. Ia tak memungkiri masih ada warga yang abai akan imbauan tersebut, namun pihaknya terus mengedukasi hingga warga tahu pentingnya penerapan protokol kesehatan yang diimbau pemerintah.
“Masih ada beberapa warga yang tak pakai masker, kita tak berhenti mengingatkan demi kepentingan kita bersama agar Batam, khususnya Bengkong, segera terbebas dari virus Corona,” ujarnya.
Untuk di ketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam wilayah Bengkong ini, sebelumnya, dibentuk Wali Kota Batam agar lebih fokus penanganan di wilayah Bengkong. Adapun anggota Gugus Tugas wilayah Bengkong tersebut yakni Kadisbudpar Batam, Ardiwinata, Kadisduk Capil Kota Batam, Said Khaidar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Umiyati. (iam)

