



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Ini Kendala Masyarakat Anambas Sertifikatkan Lahan

KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Bupati dan wakil bupati Kepulauan Anambas bersama kepala BPN kepulauan Anambas mengikuti video Converence sosialisasi program pendaftaran tanah sistematif lengkap yang dilaksanakan oleh kementerian ATR/ BPN RI, Kamis (27/01/2022).
Dalam kesempatan itu Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris, SH menyampaikan, kendala yang dihadapi masyarakat kabupaten kepulauan Anambas yang salah satunya adalah tanah kebun masyarakat yang masuk didalam kawasan hutan Produksi dan hutan konversi sehingga menjadi kendala bagi masyarakat dalam membuat sertifikat tanah.
"Sesuai laporan yang saya terima, masyarakat kita ada kendala dalam mengurus sertifikat lahan pertanian atau kebun mereka. Karena lahan tersebut ada dalam hutan produksi atau hutan konversi," kata Bupati Anambas Abdul Haris.
Bupati Anambas juga menambahkan, sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 sertifikat tanah masyarakat kabupaten kepulauan Anambas sudah masuk sekitar 18.000. Dia berharap agar tanah dan kebun masyarakat yang masuk didalam kawasan hutan produksi dan hutan konversi ada solusi sehingga masyarakat kabupaten kepulauan Anambas bisa mendapatkan sertifikat tanah.
"Saya harap ada solusi yang ditempuh agar semua lahan masyarakat memiliki sertifikat,"ujarnya. (Thony /Jhon)

