



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Kafilah Batam Takjub Lihat Museum Percetakan Al-Quran Terbesar Kedua se-Asia Tenggara di Negeri Jiran

Keterangan Gambar : Rombongan Kafilah Batam melihat-lihat ornamen Melayu pada Nasyrul Quran saat berkunjung ke Museum Percetakan Al-Quran yang berada di daerah Putra Jaya, Malaysia. /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Sebanyak 52 orang kafilah dari Batam mendapat bonus jalan-jalan dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi setelah sukses menjadi juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Di negeri Jiran itu, kafilah jalan-jalan di sejumlah tempat salah satunya berkunjung ke Museum Percetakan Al-Quran yang berada di daerah Putra Jaya, Malaysia.
Sebagai informasi, Nasyrul Quran merupakan museum sekaligus pencetakan Al-Qur'an terbesar di Asia Tenggara dan konon terbesar kedua setelah pabrik pencetakan Al-Quran di Kota Madinah, Saudi Arabia.
Ketua Rombongan Kafilah Batam, Yusfa Hendri didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata memimpin langsung rombongan kafilah ini.
Ia menyampaikan bahwa, kunjungan ini adalah bentuk apresiasi dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi karena kafilah Batam sebagai menjuarai pada STQH Kepri.
“Ini bentuk apresiasi dari bapak Wali Kota Batam Rudi dan Pemko Batam karena sudah berhasil meraih juara umum STQH Kepri. Selain ke Museum Percetakan Al-Qur'an di Kuala Lumpur, kafilah juga ke Istana Malaka,” ujar dia, Selasa (8/8/2023).
Dengan kegiatan itu, Yusfa berharap para peserta kembali semangat dan terus mengharumkan nama Batam.
“Sebagian peserta akan mewakili Kepri di ajang STQH Nasional yang akan digelar di Jambi pada Oktober nanti,” katanya.
Setelah melihat museum tersebut, Yusfa merasa takjub dengan Museum Percetakan Al, Quran karena mempunyai ornamen Melayu.
“Takjub dengan museum ini. Semoga kita dapat menirunya. Banyak ornamen Melayu yang bisa kita jadikan motif background Al-Quran, seperti bunga sakat, pucuk rebung, tampuk mangis,” sebutnya.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata juga antusias dengan kegiatan kunjungan ini, terlebih ia dapat melihat museum sekaligus pencetakan Al-Qur'an terbesar di Asia Tenggara.
“Alhamdulillah kita dapat membawa kafilah Batam melihat Museum Percetakan Al-Quran,” ujarnya. (***)

