Kapal Yacht Semakin Sering Kunjungi Anambas, Warga Siap-siap Berbahasa Inggris

Reporter : Koran Batam 27 Okt 2019, 20:39:29 WIB ANAMBAS
Kapal Yacht Semakin Sering Kunjungi Anambas, Warga Siap-siap Berbahasa Inggris

Keterangan Gambar : Kapal Yacht berlabuh disamping jembatan Selayang Pandang, kota Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri


KORANBATAM.COM, Anambas - Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan daerah terpencil yang jauh dari keramaian ibukota, disini tidak akan ada ditemukan mall atau bioskop namun ada keunikan tersendiri bagi para pelancong terutama dari mancanegara. Hal itu bisa dibuktikan setiap tahun bisa dipastikan kapal yacht berbagai macam negara pasti singgah di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau itu.

Ada daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara karena keunikan gugusan pulau-pulau yang indah tidak akan anda temukan didaerah lain. Bahkan beberapa tahun silam ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata tropis terindah versi CNN pada tahun 2012, pulau Anambas mulai banyak diminat oleh traveller.

Salahsatu warga Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Indra menyebutkan jika kunjungan wisatawan semakin hari semaki banyak yang datang. Tentunya hal ini memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain adanya income tentu ada hal lain yang perlu dipersiapkan sebagai daerah tujuan wisata.

"Kami disini masih sangat kurang untuk berbahasa Inggris. Padahal Anambas ini semakin hari semakin banyak saja wisatawan yang berkunjung. Inilah yang sebaiknya dicarikan solusi, sehingga tiba saatnya nanti semua warga paling tidak memahami apa yang diucapkan oleh para turis,"ujar Indra, Minggu(27/10/2019).

Menurut Indra, sudah pernah diusulkan salahsatu desa di Jemaja untuk dijadikan sebagai kampung Inggris persis seperti di Jawa, namun wacana itu belum berjalan karena belum semua pihak mendukungnya. Untuk membuat suatu daerah yang dinamakan kampung Inggris tentunya semua orang yang tinggal disana harus berbahasa Inggris.

"Inilah salahsatu kendala kita, pernah saya usulkan kampung Inggris disalahsatu desa di Jemaja. Kita bahkan pernah usulkan agar ada guru bahasa Inggris yang tinggal menetap disana. Mereka diberikan insentif yang besar oleh Pemda dan tugasnya hanya mengajarkan masyarakat berbahasa Inggris," katanya.

Belajar bahasa Inggris, kata Indra tidaklah mudah apalagi sebagai daerah kepulauan tentunya harus fokus untuk melaksanakan suatu program. Kedepan jika kampung Inggris sudah ada disana, maka daerah lain bisa datang kesana dengan belajar bahasa Inggris sembari menikmati keindahan pulau tropis di Anambas.

"Kalau fokus saya yakin pasti bisa, kedepan jika masyarakat sudah pandai berbahasa asing mulai dari yang tua sampai anak-anak tentu tidaklah susah memahami bahasa wisatawan ketika berkunjung ke Anambas ini,"ungkapnya.

Indra juga memaparkan, kapal Yacht yang sudah menjadi langganan setiap tahun tentunya mereka juga membutuhkan penerjemah dan warga yang sudah bisa berbahasa Inggris tentunya akan mendapatkan hasil juga dari para wisatawan yang datang.

"Kita berharap kunjungan kapal Yacht semakin banyak dan kami mau tidak mau harus bisa belajar berbahasa Inggris," katanya.(red)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook