KPUD Anambas Lakukan FGD dengan Media Online

Reporter : Koran Batam 23 Nov 2020, 15:43:20 WIB ANAMBAS
KPUD Anambas Lakukan FGD dengan Media Online

Keterangan Gambar : KPUD Anambas, saat gelar FGD dengan sejumlah media online di Siantan Nur, Tarempa. (Foto : red)


KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Jufri Budi menggelar Focus Group Discussion (FGD) sosialisasi pemilih mariginal, disabilitas belum terjangkau oleh KPUD. Ada yang potensi untuk menjangkau para pemilih tersebut.

“Beri kami masukan dan sosialisasi kepada masyarakat, bagaimana agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa menjadi mitra untuk menyebarluaskan informasi kepada khalayak ramai,” kata Ketua KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas, Jufri Budi, saat gelar FGD dengan sejumlah media online di Siantan Nur, Tarempa, Senin (23/11/2020).

Dengan masa pandemi, lanjut Jufri, partisipasi pemilih bisa meningkat, 9 Desember mendatang pemungutan suara dengan pandemi agar pemilih tidak takut datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). KPUD telah mempersiapkan alat kesehatan seperti Hand Sanitizer dan masker.

“Perlu ada kandungan lokal, yang mengajak masyarakat agar pemilih mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya. Tidak ada kasus baru klaster pada saat pemilihan kepala daerah nanti,” ujarnya.

Harapan KPUD Anambas, agar saat pemilihan berada di zona kuning. KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas berharap, dengan peran serta dari media online dalam menyebarluaskan dan memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Bagaimana supaya maksimal kami menggandeng para media online dalam melaksanakan sosialisasi, agar masyarakat mengetahui tahapan dan pelaksanaan pemungutan suara nanti yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang,” kata dia.

Sementara, Divisi Sosialisasi Sumber Daya Manusia KPU Anambas, Jumadil Hakim, berharap 77,5 persen partisipasi pemilih bisa tercapai karena target mencapai 86 persen pada saat pileg lalu. Anambas termasuk daerah partisipasi pemilih yang tinggi. Mengingat masa pandemi maka media online sangat tepat menjadi penyebarluasan informasi.

“Kami berharap media online bisa memberikan informasi, agar masyarakat bisa menggunakan hak pilih karena saat pandemi ini perlu menyampaikan informasi agar pemilih tertarik datang dan menggunakan hak suaranya,” ujar Jumadil Hakim.

 

(red)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook