



- Tanpa Persiapan Matang, Disbudpar Raih Prestasi di Lomba Gerak Jalan HUT RI se-Batam
- Bentuk Empati Kondisi Nasional, BP dan Pemkot Batam Batalkan Penyelenggaraan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan ke-80
- BP Batam Pastikan Pekerjaan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini
- Ciptakan Protokol Profesional dan Berwawasan, BP Batam Selenggarakan Workshop Keprotokolan
- Amsakar Raih Penghargaan Baznas Award 2025, Komitmen Dukung Gerakan Zakat Nasional
- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
Operasi Zebra Polres Anambas Temukan Anak Dibawah Umur Pengendara Sepeda Motor

Keterangan Gambar : Petugas Satlantas Polres Anambas saat melakukan pemeriksaan keendaraan dan terlihat pengendara tidak memakai helm
KORANBATAM.COM, Anambas - Operasi Zebra yang merupakan program Polri dalam menekan kecelakaan lalulintas juga dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Hari pertama operasi digelar, Satlantas Polres Anambas telah menemukan 23 pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor roda dua.
Kasatlantas Polres Anambas, Iptu B Butar-butar mengatakan, hari pertama kemarin dimulai Operasi Zebra menemukan 23 pelanggaran diantaranya, pelanggaran SIM C ada 5 pelanggar, STNK 4 pelanggaran, TNKB 2 pelanggaran, tidak menggunakan Helm 6 pelanggaran, pengendara dibawah umur 3 pelanggaran dan penggunaan HP saat berkendara 3 pelanggaran.
"Total ada 23 pelanggaran, para pengendara disini masih kurang sadar akan pentingnya taat berlalulintas terutama menggunakan helm. Kalau misalnya terjadi kecelakaan helm itu kan untuk melindungi kepala pengendara akan benturan," ujar Iptu B Butar-butar kepada KORANBATAM.COM, Kamis(24/10/2019).
Butar-butar juga menambahkan, selain kurangnya menggunakan helm masih ditemukan adanya pelanggaran anak dibawah umur yang belum pantas untuk mengendarai sepeda motor. Ditambah lagi kurangnya kesadaran saat berkendara masih memegang atau menggunakan telepon genggam.
"Inilah yang kita sampaikan agar para pengendara ini memahami betapa pentingnya menaati aturan lalulintas. Hal ini bertujuan untuk pengendara itu sendiri dan kami razia ini untuk menyadarkan para pengendara menggunakan helm dan tidak melanggar aturan berlalulintas," katanya.(CR1)

