



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Peduli UMKM lewat Program TJSL, PLN Batam Serahkan Bantuan ke Batik Moleqie

Keterangan Gambar : Penyerahan secara simbolis bantuan dari PLN Batam ke Batik Moleqie di gedung LAM, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (14/5/2025). /PLN Batam
KORANBATAM.COM - PLN Batam menyalurkan bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Batik Moleqie di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (14/5/2025).
Hal ini sebagai bentuk berkomitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Batam.
Dilansir dari laman PLNBatam, bantuan yang diberikan berupa berbagai peralatan untuk menunjang kegiatan operasional dan produktivitas UMKM dari tahap produksi hingga pemasaran yang kini telah diperkuat digitalisasi. Seperti peralatan membatik, mesin jahit, setrika uap dan lainnya.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi menyampaikan bahwa, aksi ini merupakan bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Batam yang bertujuan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dalam beragam sektor, salah satunya ekonomi.
“Karena memahami pentingnya peran UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat dan nasional, PLN Batam hadir melalui program TJSL untuk memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar lebih produktif dan berdaya,” ucapnya.
Tidak hanya memerhatikan aspek ekonomi, Zulhamdi juga mengapresiasi kontribusi Batik Moleqie dalam melestarikan budaya bangsa. Produk Batik Moleqie sendiri memiliki keunikan yang membedakan dengan produk sejenis yakni motif yang menampilkan ornamen khas Batam dan Kepri seperti siput gonggong.
Dengan adanya kolaborasi ini, Zulhamdi berharap perkembangan UMKM lebih pesat sehingga mampu memberikan dampak positif yang semakin signifikan bagi para penggeraknya.
“Manfaat yang diperoleh dari pengembangan UMKM bagi masyarakat tidak terbatas pada penguatan perekonomian. Tetapi juga pelestarian kearifan lokal, peningkatan keterampilan dan kualitas SDM hingga pembinaan komunitas. Oleh karena itu, langkah pemberdayaan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi UMKM, khususnya Batik Moleqie agar semakin melesat maju,” ujar dia.
Sementara itu, Pelaku UMKM Batik Moleqie, Riza Hartini mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan dari PLN Batam untuk membawa usahanya lebih berkembang.
“Dukungan dari PLN Batam untuk Batik Moleqie menghidupkan semangat kami, bukan hanya dalam mengangkat perekonomian, tapi mempromosikan batik khas Batam dengan lebih luas hingga tingkat mancanegara. Terima kasih PLN Batam,” kata Riza.
Sebagai penyedia tenaga listrik yang juga berkomitmen terhadap kemajuan masyarakat, PLN Batam akan terus mengukuhkan peran untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang progresif dalam berbagai bidang di masa mendatang. (*)

