- TNI Satgas Yonif 136 Kian Peduli Kesehatan, Lakukan Pengobatan Keliling di Kampung 55 Papua Tengah
- TNI Satgas Yonif 136 Bagi-bagi Baju untuk Anak-anak Papua Tengah
- Kecam Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi, Li Claudia: Ganggu Ekosistem Lingkungan
- Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina dan PLN
- BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih
- Klarifikasi PT Duta Surya Makmur soal Truk Nyungsep, Angkut Limbah B3 dan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan
- Tindak Lanjut Jumat Curhat Kapolresta Barelang soal Kenakalan Remaja, Polsek Bengkong Gerak Sambang Sekolah Cegah Pelajar Terjerat Hukum
- Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan
- 28 Petinggi Keamanan RI Jalani Ujian Gada Utama, Deni Fredian Dinyatakan Kompeten
- PT Duta Surya Makmur Gunakan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan Angkut Pasir Sandblast
Pelamar PPPK Tenaga Pengajar Anambas Banyak yang Gugur Saat Tes

Keterangan Gambar : Istimewa
KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Kebutuhan tenaga pengajar di Kepulauan Anambas belum terpenuhi melalui jalur PPPK, yang diselenggarakan pada September 2021 lalu. Pasalnya, dari 364 kuota formasi PPPK tenaga guru tahun 2021 untuk Anambas, diikuti sebanyak 471 peserta, kebanyakan gugur, yang lulus hanya 84 orang.
"Kuota formasi PPPK tenaga pengajar tahun 2021 Anambas sebanyak 364 orang. Dan ketika masa pendaftaran kemarin, ada sebanyak 471 peserta. Dan hanya 84 orang yang lulus," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kepulauan Anambas, Nurman, Selasa, (12/10/2021).
Nurman mengakui, banyak peserta yang mendaftar tidak memenuhi nilai ambang batas sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Pengakuan sejumlah peserta yang tidak lulus CAT, pertanyaan atau soal cukup sulit.
"Padahal yang soal-soal pada CAT, sesuai dengan jurusan yang dilamar. Kemudian nilai ambang batas juga sudah diturunkan atau diberlakukan afirmasi, untuk memenuhi kuota yang kosong. Tetapi itu juga tidak bisa memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Anambas," jelasnya.
Nurman menyinggung, untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar, Anambas akan tetap mengikuti penerimaan PPPK gelombang II yang rencananya diselenggarakan pada 25 Oktober 2021.
"Ini jadwal dari Panitia Pusat tentang penerimaan PPPK. Kalau misalnya nanti pada gelombang II, kebutuhan PPPK juga tak terpenuhi. Maka kita juga akan mengikuti penerimaan PPPK gelombang III yang diikuti umum, atau dibuka untuk nasional,"katanya. (Jhon)
▴-▴


















































































