- Sambut Libur Sekolah, Pelni Tebar Diskon Tiket 30 Persen dan Dongkrak Kapasitas KM Kelud
- Batam Bersiap Gelar BIMAC ke-2, Magnet Marching Arts Asia Tenggara
- Gustian Juanda Putra Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Batam yang Baru, Oklandy Badarudin Alwy Isi Posisi Kasubsi I Intelijen
- Teguhkan Komitmen Pelayanan Prima, Kasubsi Bimbingan Kegiatan Pimpin Apel Pagi Rutan Batam
- Sentuh Pelosok Puncak Jaya, Satgas Yonif Tuah Sakti Gelar Pengobatan Gratis di Kampung Iginikame
- Sentuhan Humanis Satgas Yonif 136 Tuah Sakti: Jadi Sahabat dan Keluarga Warga Lungguneri Papua
- 20 Jurnalis Terpilih dalam Program CIMB Niaga SJF 2026
- Pertamina IT Teluk Kabung Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan, Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- Kompetisi Liga Top Skor Batam 2026 Berakhir, Wagub Nyanyang Lepas 2 Klub Wakili Kepri di Level Nasional
- BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan
Pemkot-BP Batam dan Tim Ahli Tinjau Camp Vietnam
Persiapan Pencanangan Kawasan Cagar Budaya

Keterangan Gambar : Rombongan peninjau berfoto bersama depan P3VDaerah Camp Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Sabtu (10/5/2025). /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam melakukan peninjauan ke lokasi Camp Vietnam yang terletak di Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri).
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam persiapan pencanangan kawasan tersebut sebagai cagar budaya dan destinasi wisata budaya unggulan di Batam.
Peninjauan yang dilakukan, Sabtu (10/5/2025) ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kawasan Camp Vietnam agar dapat diresmikan sebagai situs cagar budaya sekaligus menjadi daya tarik wisata yang dapat memperkaya potensi pariwisata Batam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyatakan bahwa, pentingnya pengembangan kawasan tersebut sebagai bentuk pelestarian sejarah dan peningkatan sektor pariwisata.
“Camp Vietnam memiliki nilai sejarah yang sangat penting dan perlu dilestarikan. Kami berharap kawasan ini bisa dikembangkan tidak hanya sebagai cagar budaya, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang dapat menarik wisatawan domestik dan internasional,” ujar Ardiwinata kepada KoranBatam dalam keterangan persnya.
Untuk diketahui, Camp Vietnam, yang berfungsi sebagai tempat penampungan bagi pengungsi Vietnam pada 1970 hingga 1990-an, menyimpan banyak sejarah dan peninggalan yang sangat berharga.
Dengan berbagai fasilitas yang masih tersisa, seperti barak, rumah sakit, tempat ibadah dan pemakaman, Camp Vietnam menawarkan pengalaman edukatif yang mendalam tentang sejarah pengungsi internasional.
Sebagai langkah awal menuju pencanangan, BP Batam bersama Pemkot Batam berencana untuk melakukan berbagai perbaikan infrastruktur, termasuk pembangunan akses jalan, fasilitas pendukung wisata serta promosi yang lebih luas guna menarik perhatian wisatawan.
Tim Ahli Cagar Budaya juga dilibatkan untuk memastikan pengembangan kawasan ini tetap memperhatikan kelestarian sejarah dan lingkungan.
Ardiwinata menambahkan, keberadaan Camp Vietnam akan menjadi simbol dari kepedulian Batam terhadap sejarah dan warisan budaya yang ada di wilayahnya.
“Kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas sejarah dan organisasi pariwisata, akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan ini berjalan sesuai dengan prinsip pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
(iam)
▴-▴




















































































