



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Pencuri Motor di Tanjungsengkuang dan Bengkong Diringkus, 2 di Antaranya Anak Bawah Umur

Keterangan Gambar : Pelaku Curanmor (kaos tahanan warna oranye) dan barang bukti kendaraan kejahatan dihadirkan di halaman depan Mapolsek Batuampar, Selasa (8/11/2022). /KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Batuampar berhasil meringkus empat pelaku tindak pidana kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya, Selasa (8/11/2022).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batuampar, Komisaris Polisi (Kompol) Salahuddin mengatakan, dari empat pelaku itu dua di antaranya anak di bawah umur hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
“Dari penangkapan kami, sekitar 5 unit kendaraan roda dua (Honda Beat, Mio dan Yamaha Vega R) yang diamankan. 2 motor barang bukti yang digunakan untuk beraksi dan 3 lainnya hasil curian,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Salahuddin melanjutkan, empat pelaku yang diringkus itu berinisial TPS (21 tahun), FEH (25 tahun), RAD (17 tahun) dan VAW (16 tahun).
“Nah dari keempat pelaku ini, 2 di antaranya anak bawah umur (RAD dan VAW). Mereka kami tangkap di tempat yang berbeda-beda,” ucapnya.
Adapun lokasi-lokasi kejahatan para pelaku yakni terjadi di Bengkong Indah, Sei Tering Melcem, dan Bengkong Telaga Indah, Kota Batam.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam 7 tahun kurungan penjara dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan.
(iam)

