- Panggung Megah dan Persaingan Ketat
- Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp258,6 Miliar
- Tugas Pertama Duwis Encik Puan Batam 2026 Tampilkan Ragam Busana Melayu di Rapat Paripurna DPRD
- Satgas 136 Tuah Sakti Melangkah Bukan untuk Menaklukkan, Tetapi Menyatu dan Mengabdi di Bumi Cendrawasih
- Cerita Hari Palang Merah Internasional: Tanah Papua Tanah Pengabdian TNI Satgas 136 Tuah Sakti
- Rutan Batam Ikrar Bersih Gelar Razia dan Tes Urine
- TNI Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Karimun untuk Pulihkan Konektivitas
- CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi dengan Agen Properti di Jawa Barat
- Bersama Delegasi Penjara Malaysia, Rutan Batam Perkuat Sinergi Lintas Negara di Pemasyarakatan
- Pertamina Sumbagut Perkuat Kesiap-siagaan Penanganan Darurat di SPBU
Perkuat Taktik Tempur dan Asah Naluri, Kopaska Latihan Peperangan Laut Khusus di Kepri

Keterangan Gambar : Pemeriksaan pasukan oleh Danpuskopaska TNI AL, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki (dua dari kiri) didampingi Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto (paling kanan) saat gelar apel latihan peperangan laut khusus di lapangan Mako Lantamal IV, Tanjungsengkuang, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (18/11/2024) pagi. /iam/KoranBatam
KORANBATAM.COM - Prajurit TNI Angkatan Laut dari Pusat Komando Pasukan Katak (Kopaska) latihan peperangan laut khusus di beberapa daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengasah naluri dan kemampuan tempur mereka sebagai pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL).
Kegiatan ini dibuka oleh Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) TNI AL, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki, M.M., M.Tr. OPSLA., CRMP, selaku direktur latihan
Danpuskopaska, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki menjelaskan latihan peperangan laut khusus Tahun Anggaran 2024 imi merupakan agenda utama Puskopaska TNI AL yang digelar tiap tahunnya.
“Latihan ini (Peperangan Laut Khusus 2024, red) dilaksanakan di Tanjungpinang, Batam, Pulau Bintan, Kepulauan Riau dan sekitarnya pada tanggal 6-21 November 2024, yaitu selama 16 hari,” kata Laksamana Baroyo saat gelar konferensi pers usai pemeriksaan pasukan di lapangan Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV, Tanjungsengkuang, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (18/11) pagi.
Beliau lanjut menjelaskan, latihan itu bertujuan untuk mengasah kemampuan tempur prajurit Kopaska khususnya dalam menyusun dan menerapkan taktik dan strategi peperangan laut khusus, memperkuat kemampuan infiltrasi udara melalui terjun tempur, infiltrasi lintas permukaan serta bawah permukaan, selam tempur, intelijen dan penghancuran sasaran strategis musuh.
“Latihan ini diikuti sebanyak 251 prajurit, baik dari Kopaska, Lantamal IV Batam termasuk juga beberapa pendukung dari Komando Armada (Koarmada) I khususnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), Kesehatan, Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dan lainnya,” jelasnya didampingi Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto CHRMP., M.Tr.Opsla,.
Adapun kegiatan latihan ini bertujuan untuk mengaplikasikan baik ilmu ataupun keterampilan yang telah dilatihkan pada tahap sebelumnya di pangkalan ke medan perang.
“Ini sangat perlu dilaksanakan latihan untuk memberikan pengalaman kepada pasukan agar lebih mengenali medan tugas yang sebenarnya. Nah disamping itu, dalam rangka meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar Kopaska dengan jajaran Koarmada RI, Koarmada I dan khususnya Lantamal IV Batam,” tukasnya.
(iam)
▴-▴


















































































