- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Polres Bersinergi dengan Pemkab dan Bulog Salurkan Beras Murah Bermutu

Keterangan Gambar : PSK Polsubsektor Siantan Timur, Aipda Sabdi Dahler (kiri), menyerahkan beras kepada salah satu warga di Desa Nyamuk, Siantan Timur, Kepulauan Riau, Kamis (14/8/2025). /Polres Kepulauan Anambas
KORANBATAM.COM - Dengan menembus gelombang laut selama hampir dua jam, 100 karung beras akhirnya tiba di Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (14/8/2025).
Misi ini bukan sekadar distribusi sembako, melainkan langkah nyata memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Anambas yang sulit dijangkau.
Polres Kepulauan Anambas bersama Perum Bulog menggelar mobiling Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Beras yang dijual hanya Rp57.000 per karung 5 kilogram ini menjadi harapan bagi warga, di tengah harga pasar yang terus merangkak naik.
“Program ini kami jalankan untuk meringankan beban masyarakat, terutama di pulau-pulau terpencil. Harganya jauh lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar PSK Polsubsektor Siantan Timur, Aipda Sabdi Dahler yang memimpin langsung kegiatan di lapangan.
Distribusi dilakukan berdasarkan pendataan animo masyarakat beberapa hari sebelumnya. Namun, demi memastikan semua warga mendapat kesempatan, pembelian langsung di lokasi tetap dibuka selama stok tersedia.
“Kalau ada warga yang ingin membeli langsung saat kegiatan, selama stok ada, tetap bisa dilayani,” tegas Aipda Sabdi.
Selain menekan harga dan memastikan ketersediaan beras, program ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian, Bulog, pemerintah kecamatan dan desa. Dukungan penuh dari berbagai pihak sangat berarti, mengingat perjalanan laut yang ditempuh tidak selalu bersahabat.
“Alhamdulillah kita mendapat dukungan penuh dari pihak kecamatan dan pemerintah desa. Pengiriman ini bukan hal mudah, tapi semua bekerja sama demi masyarakat,” imbuhnya.
Aipda Sabdi memastikan program ini akan berlanjut sesuai arahan pimpinan. Setiap masukan dari masyarakat, terutama terkait ketersediaan stok, akan menjadi bahan evaluasi agar gerakan pangan murah ini semakin tepat sasaran.
Dengan hadirnya beras murah di pulau-pulau terluar, Polres Anambas berharap tak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga menjaga fondasi ketahanan pangan di wilayah perbatasan Indonesia ini.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































