Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu

Reporter : Koran Batam 05 Des 2020, 08:06:23 WIB HUKUM DAN KRIMINAL
Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu

Keterangan Gambar : Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan (tengah) saat melakukan pemusnahan BB narkotika jenis sabu bersama stakeholder terkait. (Foto : istimewa)


KORANBATAM.COM, KARIMUN - Kepolisian Resor (Polres) Karimun melakukan pemusnahan barang bukti (BB) berupa narkotika jenis sabu sebanyak 4.110 gram sabu di ruang rapat utama (Rupatama) Polres Karimun, yang merupakan hasil tangkapan Polres Karimun bersama Bea dan Cukai (BC) yang berhasil digagalkan di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (11/11/2020) malam, sekira pukul 00.30 WIB di wilayah Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (4/12/2020).

Kegiatan pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karimun, AKBP Muhammad Adenan, SIK dan dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tbk, Perwakilan Instansi Lanal Tbk, Komando Distrik Militer (Kodim) 0317 Tbk, Kejaksaan dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjung Balai Karimun.

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, SIK mengatakan bahwa, barang haram yang dimusnahkan tersebut jenis sabu yang merupakan hasil pengungkapan Tim Panther Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Karimun bersama dengan BC terhadap dua (2) orang tersangka bernama inisial MK dan AH yang mana barang haram tersebut berasal dari Negara Malaysia yang dikemas menggunakan bungkusan Teh Cina sebanyak empat (4) bungkus.

“Pemusnahan BB tersebut berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun di Nomor: SK-2389/L.10.12/Enz.1/11/2020 tanggal 20 November 2020 tentang Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika yang Akan Dimusnahkan,” ujar AKBP Muhammad Adenan, Jumat (4/12/2020).

 

Keterangan gambar : Barang bukti sabu saat dibuang ke dalam septi tank. (Foto : istimewa)

Sementara, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Laboratoris Kriminalistik Polda Riau yakni No.Lab.:1521/NFF/2020 tanggal 30 November 2020 tentang kesimpulan setelah dilakukan pemeriksaan secara laboratoris kriminalistik di simpulkan bahwa, barang bukti berupa kristal berwarna putih tersebut benar mengandung Metamfetamin, dan terdaftar dalam Golongan I nomor urut 61 lampiran Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Tahun 2009 tentang Narkotika.

“BB Narkotika jenis sabu ini, berasal dari Negara Malaysia, yang di jemput oleh tersangka MK dan AH di perbatasan laut Indonesia-Malaysia dengan menggunakan boat,” ungkap Kapolres Karimun.

 

Keterangan gambar : Kedua (baju kaos biru) tersangka yang diamankan ikut dihadir dalam pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu di Rupatama Polres Karimun. (Foto : istimewa)

Kapolres Karimun melanjutkan bahwa, modus yang dilakukan oleh tersangka ialah tidak bertemu secara langsung, melainkan melakukan komunikasi untuk menentukan titik pengambilan barang haram tersebut.

“Mereka melakukan komunikasi untuk menentukan titik pengambilan barang haram tersebut. tersangka bernama inisial AH mengaku disuruh oleh Y (DPO/Buronan), sedangkan MK mengaku disuruh oleh A (DPO) dan R (DPO). Peran tersangka AH ini sebagai tekong boat, sesaat setelah melakukan penjemputan barang haram tersebut diperairan perbatasan laut Indonesia-Malaysia. Sesampainya di TKP penangkapan, peran tersangka MK menyimpan barang haram tersebut di semak-semak,” bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal yakni Pasal 112 ayat 2, Pasal 114 ayat 2, serta Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia ( UU RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp1 hingga Rp10 milliar rupiah.

 

(red)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook