- Kolaborasi BP Batam-OIKN lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
- Top Digital Awards 2025: BP Batam Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Nasional
- Akselerasi Peningkatan Investasi, BP Batam Gelar Coaching Clinic Perizinan di Jakarta
- Pelabuhan Batu Ampar menuju Era Baru: BP Batam Sosialisasikan Penerapan Single Port Operator
- Kapolresta Barelang dan Kapolsek Bengkong Panen Raya Jagung Kuartal IV: Kunci Lumbung Pangan Dunia
- 103.261 Peserta BPJS Kesehatan Batam Tunggak Iuran
- Mahasiswa FH UIB Pelajari Tata Kelola Pembinaan Rutan Batam
- 1,79 Kg Sabu Gagal Edar, Sindikat Internasional Dibekuk di Batam
- Swara Batam Susun Program Kerja 2025, Fokus Penguatan Organisasi dan Profesionalisme MC
- Pererat Hubungan, Masyarakat Sembulang di Galang Ikuti Agenda Silaturahmi dan Sosial Keagamaan
RS Perbatasan Bantuan Kemenkes Masih Tahap Survey Lokasi

Keterangan Gambar : Sekretaris Dinkes PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas, Islam Malik. /1st
KORANBATAM.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas terus menggesa pembangunan rumah sakit perbatasan tipe C di Anambas. Yang mana pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sekretaris Dinkes PPKB Anambas, Islam Malik mengatakan bahwa, untuk pembangunan rumah sakit perbatasan ini masih dalam tahap survei lokasi oleh Kemenkes RI. Dimana direncanakan pada 10 November 2024 ini pihak Kemenkes akan datang ke Anambas dan mengecek langsung lokasi untuk pembangunan rumah sakit tersebut.
“Untuk pembangunan rumah sakit perbatasan ini masih tahap survei lokasi. Nanti di tanggal 10 November ini pihak Kemenkes akan datang untuk melakukan survei lokasi yang mana cocok dan sesuai dengan keinginan Kemenkes,” ucapnya, Senin (4/11/2024).
Terkait dengan lokasi tempat pembangunan rumah sakit itu, Malik menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan dua titik lokasi yakni di Pasir Peti depan Kantor Bupati Kepulauan Anambas dan Pasir Putih di Jalan Tanjung Momong, Kecamatan Siantan.
“Nanti kita serahkan ke Kemenkes untuk menilai mana yang cocok untuk tempat pembangunannya, yang pasti sesuai dengan standard dari Kemenkes. Mudah-mudahan mereka berkenan,” sebutnya.
Untuk itu, saat ini Dinkes PPKB Anambas pun telah mempersiapkan berkas-berkas ataupun dokumen&-dokumen pendukung yang diminta oleh Kemenkes RI.
Tak hanya itu, Islam Malik juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang akan bertugas di rumah sakit tersebut. Diantaranya yang masih sekolah yakni spesialis jantung ada dua orang dan anastesi juga ada dua orang.
“Kalau untuk Nakes, itu sudah jauh hari kita persiapkan. Yang lagi sekolah, spesialis jantung dan anastesi itu masing-masing ada dua orang,” pungkasnya.
(red)
▴-▴
▴-▴

























































































