- Sambangi Polsek Belakang Padang-TK Kemala Bhayangkari, Kapolda Kepri Tekankan Pelayanan Humanis dan Integritas
- Kencangkan Keandalan Energi-Jamin Pasokan BBM Riau, Wadirut Pertamina Sidak Lapangan FT Sei Siak
- Pertamina Sumbagut Bagikan 2.200 Masker di Medan, BPBD Puji Sinergi Kebencanaan
- Kenal Pamit PJU Polda Kepri, Ini Instruksi Khusus Irjen Suhendri
- Antisipasi Penyelewengan BBM Subsidi, Pertamina Sumbagut Gandeng Binda Sumut
- Jalan Sei Ladi Ditutup Mulai 18 Oktober, Ini Jalur Alternatif Batam Center-Tiban
- Kualitas Udara Memburuk, Li Claudia Chandra Pimpin Pembagian Masker di Batam
- BP Batam Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Air, Pasokan Warga Jadi Prioritas Utama
- Bukan Sekadar Pameran, Batam Travel Mart VII 2026 Siap Sihir Agen Travel Dunia
- Pertamina Tambah Pasokan Solar 18 Persen dan Tindak Tegas Pelangsir di Padang
Satpol-PP dan Damkar Anambas Bersama TNI-Polri Kembali Lakukan Pengetatan Protokol Kesehatan

Keterangan Gambar : Para pelanggar Protokol Kesehatan diberi sanksi hukuman berupa push-up.
KORANBATAM.COM - Operasi Yustisi penegakan disiplin sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 43 Tahun 2020 di Kabupaten Kepulauan Anambas yang dipimpin langsung Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Herry Fakhrizal.
Sekretaris Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Anambas, Herry Fahrizal, mengatakan, tim lapangan yang terdiri Satpol-PP, TNI dan Polri akan melakukan operasi yustisi dalam rangka melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Kita selalu rutin bersama tim gabungan TNI-Polri melakukan operasi yustisi. Adapun lokasi yang kita sisir mulai dari jalan Hangtuah, pasar ikan, Tanjung Lambai, Batu Lepe, Batu Tompak Tiga sampai ke Tanjung Momomg,” kata Herry kepada media ini, Sabtu (22/5/2021).
Saat melakukan operasi yustisi di wilayah kota Tarempa, lanjutnya, tim gabungan antara Satpol-PP TNI dan Polri berhasil menemukan empat pelanggaran laki-laki. Para pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 diberikan imbauan, edukasi dan sanksi fisik berupa push-up serta petugas juga membagikan masker.
“Kita akan terus berusaha menyadarkan masyarakat. Termasuk para pelaku usaha agar tidak menggelar meja tapi kita sarankan bungkus,” ujarnya.
Dia menambahkan, tim gabungan juga menghimbau dan memberikan edukasi kepada pemilik warung kopi, rumah makan, pengendara dan seluruh masyarakat kepulauan Anambas agar menyiapkan hand sanitizer atau pencuci tangan pada tiap-tiap warung kopi atau rumah makan.
(jhon)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































