



- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Satpol-PP dan Damkar Bersama Imigrasi Gelar Simulasi Kebakaran

Keterangan Gambar : Simulasi penanganan kebakaran, Rabu (11/5/2022). /1st
KORANBATAM.COM - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan simulasi kebakaran dalam rangka pengendalian resiko kebakaran pada kantor imigrasi kelas II TPI Tarempa di lapangan Sulaiman Abdullah, Rabu (11/5/2022).
Kegiatan diawali dengan pengarahan pembekalan, teknik dan tata cara penggunaan alat pemadam api ringan oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Agus Supratman.
“Tenang adalah langkah utama, jangan gegabah, jangan tergesa-gesa serta harus mengetahui jalur evakuasi terdekat. Apabila terjadi kebakaran di dalam bangunan dan sifat udaranya terbatas, kita jangan terlalu panik karena api itu temponya 15 menit baru menghancurkan dengan menggunakan udara dari luar,” ujar Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi, Pegawai dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Imigrasi Kelas II TPI Tarempa melakukan praktik menggunakan alat pemadam api ringan dengan arahan serta instuksi oleh Agus Supratman didampingi Adi Wahyudi Hutagaol.
Diketahui, kegiatan simulasi ini menggunakan alat pemadam api dry chemical powder (serbuk kimia). Penggunaan jenis alat pemadam api ini karena lebih tepat untuk digunakan pada luar ruangan, sementara penggunaan alat pemadam api Carbon Dioxide (CO2) lebih tepat digunakan pada dalam ruangan, seperti gedung bangunan. Selain itu pelatihan juga menggunakan kain basah untuk memadamkan api.
(Tony/Jhon)

