- RUPST CIMB Niaga Setujui Laporan Tahunan-Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025
- Pertamina Patra Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang
- Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
- Volume Peti Kemas Tumbuh Jumlah Penumpang Melonjak
- Tim Terpadu Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti Sagulung
- Iptu Yuli Endra Raih Penghargaan usai Ungkap Penyelundupan PMI Ilegal
- Kodaeral IV Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji Batam 2026 ke Tanah Suci
- Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
- Saling Besinergi Jaga Ketahanan Energi
- Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Sejarah Batam Perlu Dikenalkan Lebih Luas, Komisi IV DPRD Dukung Pengembangan Museum Raja Ali Haji

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (tiga dari kanan), memberikan penjelasan soal sejarah koleksi dan dokumentasi Museum Batam Raja Ali Haji ke rombongan Komisi IV DPRD Batam saat kunker di Dataran Engku Putri, Batam Center, Kepulauan Riau, Jumat (23/5/2025). /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Museum Batam Raja Ali Haji yang terletak di Dataran Engku Putri, Batam Center, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (23/5/2025) pagi.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Dandis Rajagukguk didampingi Sekretaris Komisi, Asnawati Atiq serta lima anggota lainnya yakni Novelin Fortuna Sinaga, Banyu Ari Nopianto, Tapis Dabbal Siahaan, Warya Burhanuddin dan Sony Christanto.
Dalam kunjungan tersebut, para anggota dewan meninjau berbagai koleksi yang menampilkan perkembangan sejarah Batam dari masa ke masa.
“Kami merasa senang bisa mengunjungi Museum Batam Raja Ali Haji. Kami melihat adanya upaya keras dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk menggali informasi mengenai sejarah dan kebudayaan Batam,” ucap Dandis Rajagukguk.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Disbudpar Batam dan berharap lembaga tersebut terus memberikan kontribusi lebih dalam menyampaikan informasi sejarah, tidak hanya kepada masyarakat lokal, tetapi juga kepada wisatawan mancanegara (wisman).
Lebih lanjut, Dandis menyatakan pihaknya telah mencermati berbagai kebutuhan museum ke depan.
“Kami dari Komisi IV akan berusaha membantu dan akan terus berkoordinasi dengan Disbudpar,” ucapnya.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata. Ia memberikan penjelasan terkait koleksi dan dokumentasi museum yang menyajikan sejarah peradaban Batam, mulai dari era kerajaan Riau-Lingga, penjajahan Belanda dan Jepang, masa Kemerdekaan, Era Temenggung Abdul Jamal, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Riau, Otorita Batam (OB), Masa BJ Habibie hingga perkembangan Batam modern saat ini.
“Kami memberikan apresiasi yang besar kepada Komisi IV DPRD Batam. Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan di Museum Batam ke depan,” ujar Ardiwinata.
(iam)
▴-▴





















































































