- Sambut Libur Sekolah, Pelni Tebar Diskon Tiket 30 Persen dan Dongkrak Kapasitas KM Kelud
- Batam Bersiap Gelar BIMAC ke-2, Magnet Marching Arts Asia Tenggara
- Gustian Juanda Putra Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Batam yang Baru, Oklandy Badarudin Alwy Isi Posisi Kasubsi I Intelijen
- Teguhkan Komitmen Pelayanan Prima, Kasubsi Bimbingan Kegiatan Pimpin Apel Pagi Rutan Batam
- Sentuh Pelosok Puncak Jaya, Satgas Yonif Tuah Sakti Gelar Pengobatan Gratis di Kampung Iginikame
- Sentuhan Humanis Satgas Yonif 136 Tuah Sakti: Jadi Sahabat dan Keluarga Warga Lungguneri Papua
- 20 Jurnalis Terpilih dalam Program CIMB Niaga SJF 2026
- Pertamina IT Teluk Kabung Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan, Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- Kompetisi Liga Top Skor Batam 2026 Berakhir, Wagub Nyanyang Lepas 2 Klub Wakili Kepri di Level Nasional
- BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan
Simak Update Terkini Pergeseran Warga Rempang di Tanjung Banon

Keterangan Gambar : Penyerahan simbolis kunci rumah hunian baru ke perwakilan warga terdampak pengembangan kawasan terpadu Rempang Eco-City di Tanjung Banon, Kamis (3/7/2025). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran lima Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan kawasan terpadu Rempang Eco-City ke hunian baru di Tanjung Banon, Kamis (3/7/2025). Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati rumah baru mencapai 117 KK atau 409 jiwa.
BP Batam melaksanakan pergeseran secara bertahap, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Pendekatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga stabilitas sosial dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen BP Batam dalam mendukung investasi di Rempang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“BP Batam berkomitmen untuk terus memastikan hak-hak warga terdampak pengembangan terpenuhi dengan baik,” ucap Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, Senin (7/7).
Ia menambahkan bahwa, pemerintah menargetkan Batam tumbuh menjadi pusat investasi dan ekonomi unggulan.
Melalui proyek tersebut, lanjut Taofan, pemerintah menargetkan Batam tumbuh menjadi pusat investasi unggulan dan dapat memberikan dampak terhadap bagi kesejahteraan masyarakat.
“Sesuai arahan Presiden kepada Kepala BP Batam, kami bertugas mengoptimalkan sektor-sektor strategis. Tujuannya agar Batam dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya. (*)
▴-▴




















































































