- Panggung Megah dan Persaingan Ketat
- Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp258,6 Miliar
- Tugas Pertama Duwis Encik Puan Batam 2026 Tampilkan Ragam Busana Melayu di Rapat Paripurna DPRD
- Satgas 136 Tuah Sakti Melangkah Bukan untuk Menaklukkan, Tetapi Menyatu dan Mengabdi di Bumi Cendrawasih
- Cerita Hari Palang Merah Internasional: Tanah Papua Tanah Pengabdian TNI Satgas 136 Tuah Sakti
- Rutan Batam Ikrar Bersih Gelar Razia dan Tes Urine
- TNI Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Karimun untuk Pulihkan Konektivitas
- CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi dengan Agen Properti di Jawa Barat
- Bersama Delegasi Penjara Malaysia, Rutan Batam Perkuat Sinergi Lintas Negara di Pemasyarakatan
- Pertamina Sumbagut Perkuat Kesiap-siagaan Penanganan Darurat di SPBU
Terjun Langsung ke Kampung Tales, Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra Lakukan Penyuluhan Kesehatan dan Lingkungan Hidup

Keterangan Gambar : Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra berkolaborasi dengan divisi SRK dalam membuat program penyuluhan kesehatan dan lingkungan hidup. /1st
KORANBATAM.COM - Masuk bulan Desember biasanya musim hujan melanda kota Surabaya. Munculnya banjir, penyakit kulit dan berbagai penyakit menular lainnya tentu menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Hal ini mendorong mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Ciputra (UC) untuk berkolaborasi dengan divisi Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) dalam membuat program penyuluhan kesehatan dan lingkungan hidup.
Program penyuluhan tersebut nantinya terdiri atas rangkaian penyampaian materi oleh kelompok 4 mahasiswa Fikom UC, penyuluhan mengenai lingkungan hidup dan takakura serta adanya praktek langsung pembuatan takakura untuk warga Kampung Tales, Surabaya.
Menurut Christian, selaku koordinator SRK, kesehatan masyarakat terancam akibat bencana banjir yang rawan terjadi di tengah musim hujan ini.
“Kita perlu melakukan pengecekan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kampung Tales ini yang termasuk daerah rawan banjir,” kata Christian kepada media, Rabu (14/12/2022).
Adanya penyuluhan lingkungan hidup serta praktek langsung pembuatan takakura ini, kata dia, merupakan ide dari mahasiswa Fikom 2021 UC Surabaya dengan tujuan sebagai pemenuhan kegiatan pengabdian masyarakat dalam salah satu mata kuliahnya, yakni Corporate Communication and Public Relation.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga membawa dampak bagi mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya dengan menambah pengalaman para mahasiswa/mahasiswi untuk terjun langsung ke lokasi serta berinteraksi menemui masyarakat.
“Hal ini tentunya menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam pengalaman terjun langsung ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
(red)
▴-▴


















































































